Pengelolaan 22 RTH Akan Dialihkan ke DLH Sumenep

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) AGAR TERKOORDINIR: Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP dan CK) Sumenep akan melimpahkan 22 RTH kepada DLH Sumenep.

KABARMADURA, SUMENEP -Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP dan CK) Sumenep bakal mengalihkan ruang terbuka hijau (RTH) kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pengalihan itu bertujuan agar pengelolaanya satu pintu serta lebih terkoordinir.

Terkait proses pelimpahannya tersebut, DLH. masih berpikir dua kali untuk menerimanya karena dinilai memberatkan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Ernawan Utomo menyampaikan, ada beberapa tempat yang dilimpahkan ternyata tidak masuk kategori RTH.

Bacaan Lainnya

“Kami baca dan kaji ada yang hanya RTH tetapi sudah diklaim RTH, ini yang kami sampaikan agar dirapatkan kembali,” katanya.

Ia juga mengaku, pihaknya masih keberatan sebab yang dilimpahkan hanya alat dan sarana prasarana; seperti kendaraan dan honor pekerja. Sementara onderdil dan sebagainya tidak ada.

“Anggaran kami untuk pemeliharan kurang lebih 8 RTH. Selama ini sudah memberatkan, apalagi ditambah 22 RTH  yang akan dilimpahkan, itu berat sekali,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala DPRKP dan CK Sumenep Mohammad Jakfar melalui Kepala Bidang (Kabid) Penataan Ruang Indra Wahyudi mengatakan, jumlah RTH yang dikelola instansinya sebanyak 22 lokasi. Salah satunya di Taman Tajamara. “Semua pengelolaan nantinya bakal dialihkan pada DLH,” tuturnya

Menurutnya, dengan dialihkan pada DLH, semua anggaran, termasuk gaji tim satgas menyapu, penyiraman bunga, dan lainnya akan dianggarkan oleh DLH. Ia menuturkan, untuk saat ini, masih dinasnya yang memberikan gaji, yakni senilai Rp850 ribu setiap bulannya.

“Sebanyak 35 petugas kebersihan di RTH,” ujarnya. (ara/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *