IAIN Madura Kedua Kalinya Beri Dispensasi UKT hingga 100 Persen

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) RINGANKAN BEBAN: IAIN Madura beri keringanan beban UKT hingga 100 persen kepada mahasiswa yang orang tuanya terdata terinfeksi Covid-19.

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Dispensasi untuk mahasiswa yang orangtuanya terinfeksi Covid-19, kembali diterapkan di Institut Agama Islam (IAIN) Madura. Kebijakan Rektor IAIN Madura Mohammad Kosim itu, memberi dispensasi 100 persen pembayaran uang kuliah tunggal (UKT).

Kebijakan itu juga menjadi yang kedua kalinya pada semester ganjil tahun akademik 2021 ini. Tujuannya sebagai bentuk perhatian dan kepedulian, karena dengan mendapat ujian dari Tuhan, bisa berdampak pada sisi penghasilan. Tidak hanya itu, mahasiswa tersebut juga mendapatkan paket internet senilai Rp100 ribu.

Bacaan Lainnya

Dispensasi itu juga sejalan dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 515 tahun 2020 sebagaimana telah diubah dengan KMA Nomor 81 Tahun 2021 tentang Perubahan tentang Keringanan UKT pada Perguruan Tinggi Keagamaan (PTKN) atas dampak wabah Covid-19.

“Jadi sejak semester kemarin kami sudah membuat edaran, bahwa bagi mahasiswa yang ayah ibunya sakit atau meninggal karena Covid-19, maka UKT-nya diturunkan 100 persen dan ditambah uang pulsa 100 ribu,” paparnya, Rabu (4/8/2021).

Persyaratan untuk mendapay keringanan UKT tersebut, yakni harus menunjukan surat keterangan dari satuan tugas (satgas) Covid-19, rumah sakit yang menangani  serta mendaftarkan diri link yang sudah tersedia, yakni: https;//s.id/PermohonanUKT dengan batas waktu pada 7 Agustus 2021.

“Aturan pemberian penurunan UKT ini lebih longgar kertimbang yang diminta oleh Menteri Agama. Di KMA itu meminta bagi ayah dan ibunya yang meninggal, sementara bagi kami juga  yang sakit, yang ditunjukkan dengan bukti sah dari yang berwenang,” ulas Mohammad Kosim.

“Kami meminta mahasiswa untuk segera mendaftar, dan supaya juga bisa menjaga 5 M, serta berdoa untuk bisa terhindar dari Covid-19,” pungkas rektor yang memimpin IAIN Madura sejak April 2018 itu. (rul/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *