Didistribusikan Sebelum Panen, September Poktan Sudah Dapat Prasarana Pertanian

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ IST) TAK PERLU RIBET: Pemerintah akan permudah petani dengan memberikan fasilitas sejumlah prasarana pendukung pertanian

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mendapatkan alokasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) terbesar di Madura sebesar Rp64,5 miliar di tahun 2021. Pemanfaatan dana tersebut salah satunya dialokasikan untuk bidang kesejahteraan masyarakat senilai Rp32,2 miliar.

Salah satu program di bidang kesejahteraan masyarakat yaitu peningkatan kualitas bahan baku. Program ini telah dianggarkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan sebesar Rp8,7 miliar. Dalam pemanfaatannya, terdapat beberapa kegiatan dalam program ini yang telah diatur melalui peraturan menteri keuangan (PMK).

Bacaan Lainnya

Salah satu kegiatan peningkatan kualitas bahan baku yaitu penanganan panen dan pasca panen. Kepala Bidang (Kabid) Prasarana Pertanian DKPP Pamekasan Almarah Sugandi menjelaskan, terdapat dua sub kegiatan yang telah diatur oleh peraturan menteri dalam negeri (permedagri). Sub tersebut yaitu koordinasi dan sinkronisasi prasarana pendukung pertanian.

Pihaknya menganggarkan pemanfaatan DBHCHT sebesar Rp600 juta untuk memfasilitasi para petani tembakau dengan sejumlah prasarana pendukung berupa 20 paket mesin rajang tembakau, 20 unit genset, dan 2.500 unit widik tembakau. Saat ini, semua prasarana tersebut sedang dalam tahap pengadaan.

“Jadi satu poktan dapat satu unit mesin rajang, satu unit genset, dan 125 unit widik. September ini sudah terdistribusi,” ucapnya.

Pihaknya telah menunjuk beberapa pihak ketiga melalui sistem penunjukan langsung untuk melaksanakan kegiatan pengadaan. Meski pengadaan pada masing-masing prasarana tersebut dilakukan secara terpisah, namun semua prasarana itu akan didistribusikan kepada 20 kelompok tani (poktan) di Pamekasan secara bersamaan.

Pria yang karib dipanggil Gandi itu mengatakan, seluruh prasarana tersebut akan didistribusikan kepada 20 poktan sebelum masa panen tembakau. Sehingga, pada masa panen tembakau nanti, petani sudah dapat merasakan bantuan fasilitas dari pemerintah. Namun, karena anggaran yang dialokasikan untuk prasarana terbatas, tidak semua poktan mendapatkannya.

“Ini bertahap, yang tidak dapat sekarang akan dianggarkan kembali nanti,” pungkasnya. (ali/maf/*)

Anggaran DBHCHT Pamekasan Tahun 2021: Rp64.549.513.000

Anggaran Bidang Kesejahteraan Masyarakat: Rp32.274.819.500

Anggaran Program Program Peningkatan Kualitas Bahan Baku: Rp8.843.445.850

Anggaran Pengadaan Prasarana Pendukung Pertanian: Rp600.000.000

Fasilitas Prasarana:

20 paket mesin rajang berikut gerobak pengeringan

20 unit genset, sebagai pendukung mesin rajang

2.500 widik berbahan bambu, ukuran 80 cm X 275 cm

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *