Dibatasi PPKM, Madura United Harapkan Dispensasi Jadwal Tanding

  • Whatsapp
(FOTO: RAFAEL FOR KM) SEGERA BERAKSI: selama fakum kompetisi, striker asing Madura United Rafael Silfa latihan mandiri sesuai instruksi pelatih.

KABARMADURA.ID – Liga 1 2021/2022 yang diputuskan mulai 20 Agustus 2021, mengharuskan Madura United memastikan kesiapan tim di tanggal-tanggal sebelumnya. Namun sebagai tim yang berbasis di Pulau Madura, wilayahnya juga terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Keputusan yang terbit pada 3 Agustus 2021 itu, memberikan jeda waktu selama 17 hari bagi klub untuk bersiap. Sementara, PPKM darurat yang sudah diperpanjang kedua kalinya ini, baru akan berakhir pada 9 Agustus 2021. Hal itu menjadikan waktu untuk memulai persiapan harus terpangkas lagi.

Bacaan Lainnya

Dalam hitungan normal, jika berakhirnya PPKM darurat di Jawa Bali pada 9 Agustus 2021 tidak diperpanjang lagi, Madura United hanya memiliki waktu tujuh hari untuk menyiapkan tim, termasuk latihan para pemainnya.

Sejak penundaan Liga 1 pada Juni lalu, para pemain dan ofisial tim Madura United tidak lagi dipusatkan di asrama. Seluruh pemain dipulangkan dengan kewajiban latihan mandiri di kediamannya masing-masing.

Atas situasi itu, Manajer Madura United Rahmad Darmawan menyimpan harapan untuk PT. LIB sebagai operator Liga 1 2021-22. Harapannya, PT. LIB bisa memberi kebijakan dispensasi dalam penyusunan jadwal, yakni agar klub yang tidak bisa latihan di masa PPKM bisa diatur bermain sekitar sepekan atau dua pekan setelah 20 Agustus.

Pria yang merangkap sebagai pelatih ini menilai, waktu mulainya kompetisi sangat mepet dengan masa persiapan Madura United yang tidak bisa latihan di masa PPKM.

Dia menyarankan agar kontestan Liga 1 yang tidak terdampak PPKM, diberi kesempatan bermain di pekan pertama hingga kedua. Setelahnya baru memberi kesempatan bagi tim yang kesulitan latihan di masa pembatasan ini, terutama klub yang berbasis di Pulau Jawa dan Bali.

“Contohnya klub yang tidak mendapatkan izin latihan seperti kami (Madura United). Saya yakin akan ada kebijakan yang sangat adil dalam kondisi seperti ini. PT. LIB (Liga Indonesia Baru) harus melihat ini untuk membuat kebijakan,” ujarnya kepada Kabar Madura, Rabu (4/8/2021).

Sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah mengumumkan akan menggelar Liga 1 2021-2022 pada 20 Agustus 2021. Terbitnya keputusan itu setelah PT. LIB berkonsultasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. (idy/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *