Pengoperasian Tempat Wisata di Sampang Bersyarat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SUBHAN) DIPERKETAT: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang memperbolehkan tempat wisata menerima kunjungan maksimal 25 persen dari biasanya dan wajib terapkan protkes.

KABARMADURA.ID, SAMPANG  -Berdasarkan surat edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang nomor 556/663/434.202/2021 tentang Pembukaan Usaha Pariwisata bidang destinasi wisata alam, hotel, rumah makan serta spa, memperbolehkan semua tempat wisata menerima kunjungan dengan menerapkan protokol Kesehatan (protkes) secara ketat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang Marnilem mengatakan, SE pembukaan tempat wisata menindaklanjuti Mendagri Nomor 30 tahun 2021 tentang PPKM level 4,3 dan 2 serta Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 53 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan, terlebih saat ini Kabupaten Sampang sudah berada di level 2.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pembukaan tempat wisata hanya memperbolehkan menerima kunjungan maksimal 25 persen dari hari biasanya. Selain itu, pihak pengelola wajib menerapkan protkes secara ketat dan para pengunjung diminta untuk menunjukkan sertifikat vaksin. “Pembukaan kembali tempat wisata ini berlaku mulai Sabtu 14/8/2021. Saat ini, kami masih koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Polres, untuk menyiapkan gerai vaksin di tempat-tempat wisata,” ujarnya, Minggu (15/8/2021).

Ditegaskan, bagi pengelola tempat wisata yang tidak mematuhi persyaratan, akan menjatuhkan sanksi. Sehingga, selama  tempat wisata tersebut beroperasi, tentu akan mendapatkan pengawasan ketat, baik dari gugus tugas maupun oleh pihak keamanan setempat. “Yang jelas, kami akan selalu mengawasi semua tempat wisata yang buka ini, wajib terapkan protkes dengan ketat. Kalau tidak patahui persyaratan, siap-siap menerima sanksi,” tegasnya.

Sementara itu, General Manager Pondok Wisata Camplong Bambang Setiadi mengaku, telah menerima SE dari pemkab terkait pembukaan tempat wisata.  Bahkan, mulai Sabtu (14/8/2021) kemarin, sudah menerima pengunjung dan mendapat pengawasan ketat oleh aparat keamanan. Pihaknya juga sudah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang dalam penerapan protkes tersebut.

Seperti, tempat cuci tangan di kawasan yang strategis dan para pengunjung juga diminta untuk menunjukkan sertifikat vaksin. Hal itu, merupakan komitmen dirinya dalam mematuhi persyaratan dalam menerima kunjungan di tengah merebaknya wabah covid-19. “Pada prinsipnya, kami siap melaksanakan dan mengikuti ketentuan yang berlaku. Kami sangat berterimakasih kepada pemkab yang telah mengeluarkan kebijakan pembukaan tempat wisata ini,” responnya.  (sub/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *