Disperindag Pamekasan Pangkas Jumlah Pemantau Tembakau

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) DIKURANGI: Jumlah tim pemantau tahun 2021 berkurang sebab anggaran yang tersedia terbatas.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan mengurangi jatah jumlah pemantau tembakau  untuk tahun 2021. Pada tahun ini anggarannya terkena refocusing sehingga menjadi 38 pemantau. Sebelumnya, pada tahun 2020 ada 50 pemantau.

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Konsumen Disperindag Pamekasan Imam Hidajad menuturkan, kuota pemantau tembakau tahun ini berkurang dibandingkan tahun sebelumnya sebab anggaran tidak mencukupi.

Bacaan Lainnya

“Untuk anggarannya, setiap orang setiap harinya Rp50 ribu selama 30 hari, tinggal kalikan untuk jumlah secara keseluruhan, namun setiap musim hanya dilakukan pemantauan selama 30 hari,” paparnya, Rabu (25/8/2021).

Dijelaskannya, start pemantauan masih belum dilakukan oleh 38 pemantau tembakau dinyatakan lolos seleksi. Sebab sebagian besar pabrikan belum buka 100 persen. Namun, pihaknya mengaku sudah mengumpulkan beberapa tim pemantau tembakau agar kinerjanya selaras saat memantau setiap gudang.

“Jadi kami kumpulkan untuk memberikan bimbingan pembekalan, mungkin sudah mulai bergerak hari Jumat,” urainya.

Secara spesifik, tugas tim pemantau tembakau yaitu; mencatat, memantau, dan melaporkan. “Untuk tahun ini ada sekitar 32 gudang, sedangkan pada tahun 2020 ada sekitar 40 gudang yang dipantau,” tukasnya. (rul/maf)

Pemantauan Gudang Tembakau Tahun 2020-2021

Tahun              Jumlah Pemantau        Jumlah Gudang yang Dipantau          Anggaran

2020                            50                                            40                                Rp75 juta

2021                            38                                            32                                Rp57 juta

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *