Data Pendaftar/Kelulusan CPNS dan PPPK non Guru

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) SIBUK: Petugas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep sedang sibuk mengurus pelaksanaan tes SKD.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Kompetisi abdi negara sudah didepan mata, beberapa tahapan

sudah dilalui. Saat ini tinggal pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) yang bakal diikuti oleh peserta sebanyak 1.415. Jumlah peserta merupakan hasil seleksi sebelumnya (selengkapnya di grafik).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep Abd. Madjid melalui Kepala Bidang (Kabid) Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Alqaf Harto Maryono mengatakan, kepastian pelaksanaan tes SKD masih menunggu keputusan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Jika sudah ada surat dari BKN atau pemerintah pusat. Maka BKPSDM segera menjadwalkan tentang kapan pelaksanaan tes SKB tersebut,” katanya, Rabu (25/08/2021).

Alqaf menambahkan, di tengah menunggunya keputusan dari pusat. BKPSDM saat ini tidak tinggal diam. Tetapi, mempersiapkan dan menyikapi terhadap kondisi Covid-19. Semua protokol kesehatan (protkes) sedang disiapkan, aturan-aturan mengenai peserta di masa Covid-19 tentunya akan berkoordinasi dengan tim gugus tugas Covid-19.

“Semua persiapan sedang kami lakukan,” tegasnya.

Rencana pelaksanaan akan dilakukan secara tatap muka, seperti tahun sebelumnya dapat dilaksanakan sesuai protkes. Untuk anggaran yang dipersiapkan dari awal pelaksanaan hingga akhir pelaksanaan sebesar Rp600 juta.

“Beberapa tahapan sudah kami lakukan, termasuk alokasi anggarannya,” ucap dia.

Menurutnya, mengenai tahapan atau jadwal pelaksanaan CPNS dan PPPK 2021 tertuang dalam Keputusan Bupati Sumenep Nomor 810/04/435.203.4/2021 tertanggal 24 Juni 2021 tentang Penetapan Alokasi Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2021.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Sumenep Nurus Salam menegaskan, agar segera melaksanakan perekrutan PNS dan PPK baru. Sebab, saat ini banyak tenaga-tenaga di lingkungan pemerintahan yang kosong. Sehingga perlu pengisian.

“Kekosongan jabatan atau tenaga abdi negara akan berdampak buruk pada tatanan pemerintahan. Oleh kerana itu harus dipercepat,” pungkasnya. (imd/mam)

*CPNS
Pendaftar: 1397
Memenuhi Syarat: 1225
Tidak Memenuhi Syarat: 172

*PPPK non Guru
Pendaftar: 370
Memenuhi Syarat: 190
Tidak Memenuhi Syarat: 180

*Jumlah
Pendaftar: 1767
Memenuhi Syarat: 1.415
Tidak Memenuhi Syarat: 352

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *