Dinkes Sampang Ancam Polisikan Oknum Nakes Nakal, Marak Sertifikat Vaksin Ilegal

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) PELANGGARAN: Penjualan sertifikat vaksin ilegal menjadi atensi Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Sampang lantaran membahayakan masyarakat.

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Maraknya jual-beli sertifikat vaksin, cukup membuat geram Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Sampang Agus Mulyadi.

Dia mengancam akan memberikan sanksi khusus jika yang terbukti melakukan manipulasi tersebut adalah tenaga kesehatan (nakes). Bahkan tidak akan segan-segan untuk melaporkannya ke pihak yang berwenang.

Bacaan Lainnya

Sebab, jual-beli sertifikat vaksin merupakan pelanggaran. Tanpa divaksin, warga tidak bisa mendapatkan sertifikat.

“Sertifikat vaksin diperoleh ketika sudah melaksanakan vaksinasi. Sehingga, jika ada yang menjual tanpa divaksin, maka itu pelanggaran,” ujarnya, Kamis (26/8/2021).

Ancaman itu, kata Agus, sengaja dilontarkan agar semua nakes di Sampang tidak main-main. Sebab dikhawatirkan jual-beli sertifikat vaksin dilakukan oleh oknum nakes. Sehingga perlu tindakan tegas, apalagi vaksinasi sudah diatur oleh undang-undang.

“Sertifikat vaksin itu untuk mengetahui tahapan vaksinasi yang dilakukan warga. Jika diketahui ada yang memanipulasi, kami akan laporkan ke kepolisian. Apalagi, jika pelakunya di internal kami,” tegasnya.

Menurutnya, adanya jual beli sertifikat vaksin itu lantaran tidak semua warga menyadari pentingnya vaksinasi. Bahkan ada sebagian divaksin karena keterpaksaan. Terlebih, sertifikat vaksin sudah menjadi persyaratan untuk mendapatkan sesuatu atau masuk lembaga tertentu.

Terpisah, anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh. Iqbal Fathoni meminta pihak terkait melakukan penelusuran. Jika ditemukan ada jual-beli vaksin, segera dilakukan tindakan tegas. Sehingga, tidak membahayakan masyarakat. “Beri sanksi berat jika ada nakes nakal. Termasuk, siapa pun yang sengaja menjual sertifikat vaksin ilegal,” responnya. (man/ito/waw)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *