Lima Bulan Bertugas Anggota Satpol PP Sampang Tanpa Honor

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) JANGGAL: Sejak bulan April 2021 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang tidak menerima honor pengawasan dan penanganan Covid-19.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Tidak terbayarnya honor anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selama enam bulan mulai menjadi perbincangan menghangat wakil rakyat. Terutama di internal Komisi I DPRD Sampang. Sebab, honor mandek sejak bulan Maret hingga Agustus 2021. Selama lima bulan, mereka tidak menerima honor.

“Kami sangat menyayangkan pimpinan Satpol PP yang tega tidak mencairkan honor para petugas di bawahnya. Apalagi, besarannya tidak seberapa, hanya Rp300 ribu setiap bulan. Tapi, bagi mereka uang sebesar itu cukup berharga untuk biaya belanja keluarga,” kesal anggota Komisi I DPRD Sampang Auliya Rahman, Minggu (29/8/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, belum cairnya honor para petugas dengan alasan penanganan dan pengawasan Covid-19 belum kelar sangat tidak masuk akal. Sebab, kegiatan tersebut sejak beberapa bulan lalu sudah selesai. “Selama lima bulan tidak ada anggaran honor untuk tim garda tidak mungkin. Kecuali, pencairan dana tahap dua baru cair baru bisa benar,” ujarnya.

Pihaknya menekan Satpol PP tidak main-main dengan hak anggota. Sebab, tidak semua anggota menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Namun, sebagian besar merupakan tenaga sukwandengan bayaran yang tidak terlalu besar. Sehingga, honor anggota Satpol PP perlu segera dicairkan. Jika tidak, akan menelusuri secara khusus.

“Karena, penanganan dan pengawasan Covid-19 sifatnya tidak main-main. Anggaran untuk tim garda sudah disiapkan. Tim garda itu, terdiri dari polisi dan TNI. Termasuk, sejumlah pihak lain. Jika semuanya tidak terbayar tidak mungkin. Kami berharap, hak anggota Pol PP segera direalisasikan,”desaknya.

Disinggung soal pencairan anggaran pengawasan dan penanganan Covid-19 sebesar Rp40 juta dan Rp90 juta?. Pihaknya mengaku, belum mengetahui secara pasti. Namun, akan menelusurinya. “Jika terbukti ada pernyataan tidak sesuai, kami akan panggil Satpol PP, apalagi jika terbukti ada kesalahan, akan kami laporkan,” ancamnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Sampang A. Taufiq berjanji, pencairan honor akan segera dilakukan. Namun, masih menunggu proses administrasi rampung.  Sehingga, untuk beberapa bulan belum dilakukan pembayaran honor anggota yang ditugaskan dalam tim garda.

“Kami akan segera melakukan pembayaran. Jika anggaran sudah cair. Karena, pengajuan beberapa bulan lalu belum dicairkan. Intinya, kami belum membayar honor petugas lantaran memang belum ada anggaran yang cair,” responnya. (man/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *