Aksi Pembunuhan Gegerkan Warga Kelbung Kecamatan Galis Bangkalan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) MENERANGKAN: Kasatreskrim Polres Bangkalan saat menyampaikan keterangan laporan perihal peristiwa pembunuhan di Desa Kelbung, Kecamatan Galis, Bangkalan.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Warga Desa Kelbung Kecamatan Galis Bangkalan geger setelah melihat  aksi pembunuhan. Sebab, kejadian itu berlangsung sekitar 10 hingga 20 menit sekitar pukul 20.00 WIB, Senin malam (30/8/2021). N dan S (Inisial) menjadi sasaran pembunuhan. Dua lelaki dewasa tersebut, merupakan warga Desa Kelbung Timur.

Seorang saksi mata Ahmad Baidowi mengaku, mendengar jelas aksi pembunuhan tersebut. Menurutnya, satu orang meninggal dan satunya lagi kritis. Namun, tidak melihat jelas kejadian tersebut. Hanya saja, diprediksi dari kondisi korban yang mengalami luka jaraknya berjauhan.

“Informasinya, korban N awalnya ditembak. Tetapi karena meleset, akhirnya pelaku menggunakan sajam. Tidak ada yang mendekat, karena takut, warga mengira memang ada perselisihan,” ujarnya, Selasa (31/8/2021).

Setelah pelaku melarikan diri, warga mencari dan mendapati korban N sudah dalam keadaan meninggal, dan S mengalami luka yang cukup parah akibat sabetan sajam memanjang di wajah hingga atas telinga. “Pelakunya belum bisa dipastikan, katanya memakai helm dan di tempat itu memang kurang terang,” paparnya.

Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino membenarkan adanya kejadian pembunuhan di Desa Kelbung Kecamatan Galis. Saat ini, pihaknya sedang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan. “Kami masih olah TKP, jadi belum bisa menyampaikan banyak,” responnya.

Menurutnya, ada dua korban dalam aksi pembunuhan tersebut. Yakni, N yang sudah meninggal dan S yang sedang dirawat di rumah sakit. “Korban nya benar ada dua, satunya meninggal dan satunya saya yakin bisa terus membaik,” paparnya.

Dari hasil olah TKP, berhasil mengamankan barang-bukti (BB) pakaian yang digunakan oleh korban N dan S. Sebab, belum diketahui pelaku dan motif pembunuhan tersebut dilakukan. “Kami masih mengamankan pakaian korban. Sebab, belum diketahui pasti apa yang digunakan untuk melakukan pembunuhan itu,” terangnya.

Bahkan mengaku, sudah membentuk tim untuk segera mengungkap dan mencari pelaku dan motif atas peristiwa yang cukup menggegerkan warga. “Kami juga sudah membentuk tim, dan sekarang sedang melakukan olah TKP untuk memastikan dan mengetahui motifnya,” tukasnya. (hel/ito)

Kronologi Kejadian Versi Keterangan Saksi

  • Hanya bisa mendengar tembakan dan cekcok
  • Warga tidak mendekat karena takut
  • Pelaku mengenakan helm
  • Diketahui setelah melarikan diri
  • Warga mendekat ke TKP
  • N (Inisial) meninggal, S kritis

Langkah Kepolisian

  • Mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan
  • Mengamankan korban S yang masih dirawat di rumah sakit
  • Mengamankan barang-bukti (BB) berupa baju korban
  • Membentuk tim untuk mengungkap dan mengetahui motif pembunuhan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *