3 Ribu Orang Diusulkan sebagai Penerima PKH Plus

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) TIDAK TERSERAP: Sebanyak 37 KPM PKH Plus belum melakukan pencairan dengan total anggaran Rp18,5 juta.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan mencatat, terdapat 37 keluarga penerima manfaat program penerima manfaat (KPM-PKH) Plus tidak melakukan pencairan pada penyaluran tahap I  dan II. Penyebabnya yaitu belum terpenuhinya kualifikasi persyaratan yang telah ditentukan.

Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Pamekasan Hanafi mengungkapkan, alasan utama tidak terserapnya 37 PKH tersebut yaitu belum memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, penerimanya meninggal atau pindah alamat. Sehingga, alokasi anggarannya dikembalikan ke kas daerah (kasda) Pemprov Jatim.  

Bacaan Lainnya

“Tidak bisa disalurkan karena beberapa kendala. Semisal, lansianya meninggal dan anak yang menjadi ahli waris tidak ada di tempat, pindah alamat dan tidak bisa dihubungi,” ungkapnya, Minggu (5/9/2021).

 Secara terperinci, terdapat 24 KPM pada tahap I dengan total anggaran Rp12 juta yang belum melakukan pencairan. Sementara, pada tahap II terdapat 13 KPM dengan total anggaran Rp6,5 juta juga belum mencairkan. 

“Saat ini sedang masuk penjadwalan pencairan tahap III, dan uangnya akan masuk ke masing-masing rekening penerima,” tuturnya. 

Dijelaskannya, saat ini masih ada sekitar 3 ribu orang yang diusulkan untuk mendapatkan PKH Plus, sebab ada informasi terbaru, bahwa akan ada anggaran tambahan khusus PKH Plus saat ada perubahan anggaran tahun 2021.

“Sudah kami usulkan semua kemarin, informasinya di perubahan anggaran keuangan (PAK), mau ada tambahan. Kami masih menunggu kebijakan provinsi,” tukasnya. (rul/maf

Anggaran KPM PKH Plus yang Dikembalikan ke Kasda Pemprov Jatim

Tahap I (24 KPM PKH): Rp12.000.000

Tahap II (13 KPM PKH): Rp6.500.000

Total anggaran KPM PKH Plus yang dikembalikan: Rp18.500.000

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *