Dropping Air Bersih Terganjal SK Bupati Sampang

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN ) MENUNGGU: Masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Sampang menunggu dropping air bersih dari pemerintah.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Droping air bersih di Kabupaten Sampang belum terealisasi. Disinyalir, akibat belum adanya surat keputusan (SK) dari bupati.  Sehingga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum melakukan droping air. Terutama, penyaluran air bersih ke daerah kering kritis. Sementara, ketersediaan air bersih di puluhan desa semakin menipis.

Sedikitnya, ada tiga kecamatan yang terselamatkan dari kekeringan di Sampang. Selain itu, terjadi kekeringan hingga kering kritis. Namun, bantuan air belum dilakukan. “Untuk realisasi dropping hanya menunggu SK. Sebelumnya, sudah dilakukan pengajuan SK kegiatan dropping air bersih,” ujar Kepala BPBD Sampang Asroni, Minggu (5/9/2021).  

Bacaan Lainnya

Pihaknya berjanji, akan mengajukan nota ke dinas sesuai harga yang dipatok oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).  Selanjutnya, akan dilakukan dropping air bersih. Sedangkan mengenai jatah dropping air setiap desa belum bisa ditentukan. Sebab, distribusi akan disesuaikan dengan keuangan. Jika anggaran semakin tinggi, maka jatah dropping air akan bertambah. 

“Kami masih menunggu kepastian anggaran. Jika sudah turun  SK-nya, kami bisa lakukan perhitungan jumlah dropping air. Namun, wilayah kering kritis tetap menjadi prioritas,” tukasnya.  (man/ito) 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *