Bupati Sampang: Pelayanan Harus di Balai Desa

  • Whatsapp
(FOTO: FATHOR RAHMAN) KUMUH: Balai Desa Torjunan Kecamatan Robatal Sampang tidak difungsikan akibat kondisi bangunan rusak. 

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Rusaknya dan tidak dimanfaatkannya Balai Desa Torjunan Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang, menuai respon aktif  dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Sebab, tempat tersebut merupakan akses utama untuk memberikan pelayanan optimal kepada kepada masyarakat. Bukan mala di kediaman kepala desa (kades) atau okunum perangkat desa.

Sehingga, keberadaan atau kondisi balai desa yang rusak harus segera diperbaiki. Ketentuan itu, berlaku untuk semua desa di daerah yang identik dengan slogan kota bahari. “Kami sudah melakukan himbauan sejak beberapa waktu lalu. Tapi masih ada yang tidak memanfaatkan balai desa sebagai pusat pelayanan,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPMD Sampang Chalilurrahman, Senin (13/9/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, secara khusus memang tidak ada aturan yang mengikat. Namun, balai desa merupakan aset daerah. Sebab, pemerintah sudah menggelontorkan anggaran khusus beberapa tahun lalu untuk pembangunan balai desa. Sehingga, tidak realistis jika balai desa tidak dirawat hingga tidak ditempati.

Lebih penting lanjut dia, adanya balai desa yang aktif lebih memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan. Sehingga masyarakat tidak lagi ke rumah kades. Namun, pelayanan desa menyatu di satu lokasi. “Sehingga semua aparat desa lebih aktif berkantor di balai desa. Bukan berkantor di rumah kades. Sementara jam kantor sudah jelas dari pagi sampai sore,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Sampang Slamet Junaidi juga mengingatkan dan menghimbau agar semua balai desa ditempati. Sebab, balai desa merupakan fasilitas yang diberikan oleh negara kepada pemerintah desa (pemdes). Meskipun tidak semua desa sudah memiliki balai desa yang layak, setidaknya tempat tersebut dimanfaatkan seoptimal mungkin.

“Jangan sampai pelayanan kepada masyarakat dilakukan di rumah kades. Tapi harus dilakukan di balai sebagai kantor pemdes. Setiap hari jam kerja harus ditempati,” tegasnya.

Terpisah, Kades Torjunan Sampang Hadi Pranoto mengaku, masih mempersiapkan rencana rehabilitasi balai desa. Sebab kondisinya rusak berat. “Kami masih menunggu anggaran ada. Karena kondisinya tidak memungkinkan ditempati dan membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk perbaikannya,” responnya.

Reporter: Fathorrahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *