Dana BOKT 2020 di Pamekasan Baru Terserap Rp1,2 Miliar

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) PENCAIRAN: Insentif nakes di bulan Agustus belum terbayarkan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan mencatat, insentif tenaga kesehatan (nakes) hanya mampu dibayarkan Rp1,2 miliar dari total pemerolehan dana bantuan operasional kesehatan tambahan (BOKT) tahun 2020. Sekitar 61 nakes insentifnya belum dibayarkan pada tahun 2021 dari total 470 nakes.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Pamekasan dr. Achmad Marzuki mengungkapkan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI memberikan teguran terkait serapan BOKT untuk insentif 130 nakes tahun 2020 senilai Rp359 juta. Insentif tersebut baru terbayarkan pada Juli 2021.

Bacaan Lainnya

“Dari sisa BOKT Rp6 miliar, sesuai teguran Kemendagri, sampai dengan awal September ini sudah kami cairkan untuk yang pengajuan Januari dan Juli. Sementara yang pengajuan di bulan Agustus, masih proses pencairan. Jadi realisasi insentif sampai saat ini sudah Rp1,2 miliar,” paparnya, Senin (13/9/2021).

Sementara itu, ia menjelaskan, anggaran BOKT tahun 2020 sebesar Rp8,6 miliar. Realisasi untuk insentif nakes tahun 2020 sebesar Rp2,2 miliar dengan jumlah penerima sebanyak 994 orang.

“Kenapa sampai terlambat, karena ada perubahan nomenklatur di Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Jadi, kalau dulu berada dalam satu Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), sekarang ini menjadi dua DPA, insentif yang khusus ASN dan isentif bagi non ASN. Akhirnya DPA-nya baru kami terima di awal Juli. Kalau DPA tidak di tangan kami, walaupun uangnya ada, kami tidak bisa mencairkan,” pungkasnya.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *