74 Tahun HMI Mengabdi: Merajut Perbedaan, Kokohkan Kebersamaan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) KONTRIBUTIF: Ketua Fraksi Nasdem Hanura Sejahtera sekaligus anggota Komisi II DPRD Sumenep Akis Jasuli mengucapkan selamat hari lahir (harlah) HMI yang ke-74 tahun.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Hari lahir (harlah)Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang ke-74 merupakan momentum bersejarah serta berharga bagi para kader HMI. Sabab, HMI merupakan organisasi  kemahasiswaan tertua di Indonesia yang berdiri di Yogyakarta pada 5 Februari 1947.

Ketua Fraksi Nasdem Hanura Sejahtera Akis Jasuli mengatakan, umur yang ke-74 HMI teruji, selama itu pula HMI tidak berhenti  melahirkan tokoh-tokoh di berbagai bidang, mulai dari dosen hingga menteri, Rata-rata diisi oleh kader atau alumni HMI. “Semoga HMI terus melahirkan pemimpin yang ideal dalam rangka menyambut Indonesia Emas 2045,” katanya, Kamis (4/2/2020).

Bacaan Lainnya

‘Merajut perbedaan, kokohkan kebersamaan; 74 Tahun HMI Mengabdi’, merupakan  pilihan tema yang tepat bagi HMI. Sebab, selama ini HMI dapat mempersatukan umat Islam di Indonesia. “HMI selalu hadir dan berperan saat ada konflik dalam rangka mencarikan solusi yang tepat untuk umat Islam dan  masyarakat Indonesia ,” ucap alumni HMI itu.

Anggota Komisi II itu menjelaskan, para kader HMI yang pernah belajar berorganisasi dengan serius di HMI, saat ini pasti merasakan dampaknya. Kesuksesan para kader HMI sebab  kesungguhan dalam berproses di HMI. “Militansi dan nilai perjuangan semoga senantiasa menjadi spirit bagi kadernya, kapan pun dan di mana pun ia berperan,” paparnya.

Sejak tahun 2008-2011 ia aktif di HMI, bahkan hingga menjadi Wasekum KPP HMI Komisariat ISIP UMM. Baginya HMI merupakan guru pertama selama berkarir di dunia politik. “Belajar berbicara di depan publik  berkat aktif di HMI,” tegasnya.

Menurutnya, Ibarat ikan yang berenang di lautan bebas, ia tak ikut asin. Idealnya, HMI berdiri di kakinya sendiri, dan mempunyai prinsip Yakin Usaha Sampai (Yakusa). “Alhamdulillah, prinsip Yakusa  ada pada diriku saat ini,” tuturnya.

Politisi Nasdem itu menegaskan, tantangan HMI saat ini adalah gelombang modernisasi yang kian tak terbendung. Akses informasi yang begitu cepat seharusnya mampu difilter dan dikanalisasi secara cerdas oleh kader HMI dan jangan mudah terlena. “Jangan mudah diprovokasi oleh isu sempalan. Bergeraklah karena nalar, bukan karena emosi yang dibakar oleh hoaks,” ucapnya.

Dia berharap HMI terus melakukan Inovasi baru, termasuk dengan menjadikan kadernya menjadi militan. Sehingga nantinya dapat melindungi umat Islam dari kebodohan, serta dapat mempertahankan Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia (NKRI). “Jayalah kader HMI, semoga usia yang ke-74 tahun ini dapat membawa berkah,” pungkasnya. (imd/km58)

Hari Lahir HMI: Tanggal 14 Rabiul Awal 1366 H atau 5 Februari 1947 yang merupakan organisasi kemahasiswaan tertua di Indonesia

-Akis Jazuli aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tahun 2008-2011 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

– Tema Harlah HMI ke 74: Merajut Perbedaan, Kokohkan Kebersamaan. 74 Tahun HMI Mengabdi.

-Harapan Akis Jazuli: semoga HMI terus melahirkan pemimpin yang ideal dalam rangka menyambut Indonesia Emas 2045.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *