74 Tahun HMI, Terlibat Langsung Bangun Kematangan Karakter

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ IST) AHMAD HOKIM: Ketua PC HMI Pamekasan

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN–Menginjak usianya yang ke-74, Himpunan Mahsiswa Indonesia (HMI) telah banyak berkontribusi pada setiap langkah perubahan bangsa Indonesia. Jatuh pada tanggal 5 Februari ini, HMI lahir guna memproduksi generasi muda berkarakter berkemajuan.

Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) HMI Pamekasan Ahmad Hokim mengaku bangga bisa bergabung dengan HMI. Menurutnya, 74 tahun bukanlah waktu yang sebentar. Selama 74 tahun itu, HMI telah banyak memberikan sumbangsih terhadap kehidupan bangsa Indonesia.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana yang tertanam dalam ideologi HMI, bahwa ideologo kebangsaan, keislaman dan keumatan mampu membentuk jutaan kader yang telah berkiprah di berbagai posisi baik di tingkat nasional hingga di tingkat daerah.

Bahkan Kabupaten Pamekasan sendiri menurutnya banyak mengalami perubahan ke arah yang positif berkat perjuangan seluruh elemen masyarakat Pamekasan, termasuk di antaranya yaitu para kader HMI di Pamekasan.

HMI telah banyak memberikannya hadiah masa depan yang cukup bernilai. Bahkan jika melihat banyaknya sesuatu yang dia dapatkan, dia mengaku berhutang budi kepada HMI selama berproses di HMI, terturama ilmu pengetahuan, pengalaman dan jaringan.

Dia berharap, HMI selalu dapat mewarnai setiap langkah perubahan bangsa ke arah yang lebih positif. Serta dapat menjadi organisasi kemahasiswaan yang betul berkhidmat dan senantiasa mengabdikan diri kepada bangsa, agama dan umat.

“Semoga HMI semakin jaya dan terus memproduksi generasi-generasi hebat untuk Indoensia,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Korp HMI wati (Kohati) Cabang Pamekasan Yuli Anisah mengaku mendapatkan banyak hal selama berproses di HMI. Tidak hanya llmu pengetahuan melalui sejumlah training yang diikutinya selama di HMI, tetapi juga kematangan karakter dan keperibadian juga dibnagun di HMI.

Pengetahuan dan pengalaman yang didapatnya selama di HMI diakuinya sangat berkontribusi dalam liangkungan kerja dan lingkungan hidup yang sebenarnya. Menurutnya, HMI telah banyak berkontribusi terhadap perubhan bangsa terutama dalam upaya merebut kemerdekaan Indonesia.

Tidak hanya itu, HMI juga mengajarkan tentang tingginya nilai pengabdian terhadap bangsa, negara, agama dan kepada umat. Pengabdian tersebut semata-mata dilakukannya hanya untuk kepentingan bangsa, agama dan kepentingan umat.

Dia berharap, kader HMI hari ini tidak hanya bisa membanggakan para tokoh nasional yang lahir dari HMI, tetapi juga haru membangun semangat yang tinggi guna menciptakan dunia baru untuk kehidupan diri sendiri.

Sebab menrutunya, meski HMI telah banyak melahirkan tokoh berpengaruh di berbagai sektor, membanggakannya hanya akan menjadikannya lupa diri.

“Kader HMI harus berpegang teguh dan menjujung tinggi AD/ART dan juga nilai-nilai daasar perjuangan atau NDP sebagai ideologi HMI,” tegasnya.(ali/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *