Realisasi Proyek Kantor Satreskoba Polres Sampang Lamban

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) LAMBAT: Proyek pembangunan Kantor Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Sampang masih pengecoran pondasi dan tiang. 

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Pembangunan Kantor Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Sampang terancam molor. Indikasinya,  progres pekerjaan tidak sesuai dengan perencanaan. Sehingga, memasuki minggu kelima pekerjaan dimulai masih proses pengecoran pondasi dan tiang. Akibatnya, pekerjaan berpotensi selesai tidak tepat waktu.

Selain itu, proses penandatanganan kontrak terjadi keterlambatan. Seharusnya, kontrak dilakukan pada tanggal 27-28 Juli 2021. Namun, kontrak baru ditandatangani pada 10 Agustus 20 Agustus 2021. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Sampang Wahyu, Rabu (15/9/2021).

Menurutnya, proyek tersebut tergolong lambat. Hanya saja, instansinya masih membiarkan lantaran masa pekerjaan belum 50 persen. “Kita lihat saja, apakah sampai batas akhir nanti pekerjaan masih lambat. Ditunggu sampai lebih 50 persen lebih progresnya, baru kami bisa menentukan tindakan,” ujarnya.

Dia mengaku, belum menerima laporan dari konsultan pengawas. Sehingga progres pembangunan belum jelas secara persentase. Untuk itu, akan berupaya melakukan pemantauan langsung. Hasilnya nanti, akan segera memanggil kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas proyek. Namun sebelum itu, masih perlu adanya rapat khusus soal pelaksanaan dan progres pengerjaan.

“Selanjutnya akan dievaluasi tabel kurva progres pekerjaan. Jika selisihnya masih sepuluh persen dari tabel kurva, maka pekerjaan bisa dilanjut. Tapi, jika lebih maka akan dilakukan teguran,” paparnya.

Bahkan dia berjanji, akan meminta perusahaan kontraktor menyerahkan pembuktian kesanggupan kerja. Jika mereka siap melanjutkan dan mematuhi progres sesuai perencanaan, maka akan menugaskan pembangunan dilanjut. Jika tidak siap, maka pekerjaan harus dihentikan. “Tapi sampai saat ini saya yakin, kontraktor akan berupaya sesuai jadwal perencanaan. Sehingga selesai tepat waktu,” ucapnya.

Untuk diketahui, anggaran pembangunan Gedung Satresnarkoba Polres Sampang senilai Rp1,7 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Sedangkan kontraktor pelaksana CV Makmur dengan masa kontrak 120 hari kalender kerja.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *