Pemkab Pamekasan Gelar Pelatihan Melinting Rokok untuk 220 Warga

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) TINGKATKAN SKILL: Peserta pelatihan linting rokok sedang mencoba melinting rokok di salah satu pabrik rokok yang dijadikan lokasi pelatihan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar pelatihan linting rokok untuk masyarakat pencari kerja. Pelatihan tersebut merupakan upaya Pemkab dalam meningkatkan keterampilan para pencari kerja sebelum mendapat lapangan pekerjaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker) Pamekasan Supriyanto menjelaskan, pelatihan linting rokok itu digelar mulai Senin (13/9/2021).

Bacaan Lainnya

Pelatihan tersebut ditempatkan di tiga pabrik rokok (PR) di Pamekasan; PR Ayunda di Desa Jarin Kecamatan Pademawu, SF Jaya Raya di Desa Larangan Dalam, Kecamatan Larangan, dan SHN Jaya di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan.

Pria yang akrab dipanggil Supri itu menuturkan, peserta pelatihan tersebut sebanyak 220 orang. Seluruh peserta tersebut dibagi menjadi 11 paket. Masing-masing paket berjumlah 20 orang peserta. Sebelum diikutkan pelatihan, pihaknya terlebih dahulu melakukan rekrutmen peserta.

Semua peserta akan mengikuti pelatihan selama 10 hari. Peserta dilatih oleh pihak pabrik rokok. Mereka diajari tentang tata cara produksi rokok. Mulai dari tahap melinting hingga tahap pengemasan. Sebagian besar peserta berasal dari lokasi yang tidak jauh dari pabrik rokok tersebut.

“Tujuannya untuk memberikan skill kepada masyarakat yang ingin menjadi buruh pabrik rokok. Kita ajari bagaimana cara menjadi pelinting rokok yang baik,” terang Supri.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan sejumlah akomodasi. Mulai dari kaos, konsumsi, tas, masker, vitamin hingga uang transportasi di akhir kegiatan. Kegiatan tersebut bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) Pamekasan tahun 2021.

“Kami berharap, para peserta bisa mengikuti pelatihan dengan baik, secara seksama hingga 10 hari ke depan. Karena ini yang digunakan uang rakyat juga,” ucap Supri.

Diketahui, Pamekasan mendapat alokasi DBHCHT pada tahun 2021 sebesar Rp64,5 miliar. Alokasi DBHCHT tersebut antara lain untuk bidang kesejahteraan masyarakat sebesar Rp32,2 miliar. Sementara itu, untuk anggaran pelatihan linting rokok dianggarkan Rp839 juta. (*)

Anggaran DBHCHT Pamekasan tahun 2021: Rp64.549.513.000

Anggaran bidang kesejahteraan masyarakat: Rp32.274.819.500

Anggaran program pembinaan lingkungan sosial: Rp23.431.373.650

Anggaran pelatihan linting rokok: Rp839.000.000

 

Jumlah peserta: 220 orang

Peserta dibagi: 3 paket

Masing-masing paket: 20 orang

 

Lokasi pelatihan: 3 pabrik rokok

Waktu pelaksanaan: 10 hari

Pelatih: pihak pabrik rokok

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *