Vaksinasi Lamban, Satgas Covid-19 Bangkalan Mulai Sasar Masuk Desa

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) SERIUS: Kapolsek, Koramil, Kepala Puskesmas, Camat, AKD dan Lembaga pendidikan melakukan evaluasi vaksinasi di Pendopo Pratanu Bangkalan.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Satuan tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, terkesan lamban melaksanakan kegiatan vaksinasi. Sehingga daerah yang identik dengan slogan kota salak masih menempati peringkat keempat dari bawah di Provinsi Jawa Timur (Jatim). Sehingga Satgas menggelar rapat evaluasi untuk menggenjot pencapaian vaksinasi.

Dalam rapat evaluasi tersebut, menjelaskan tentang pencapaian vaksinasi yang terus menurun dari target harian. Yakni 7.823 dosis, hanya tercapai sekitar 3.000 dosis setiap hari. Bahkan, terkadang kadang kurang dari 3000. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan Drs Mohni MM, Kamis (23/9/2021).

Menurutnya, semua elemen instansi pemerintahan baik vertikal maupun horizontal sudah melakukan upaya percepatan vaksinasi. Akan tetapi, hasilnya masih belum bisa maksimal. Salah satu penyebabnya, rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang aman dan pentingnya vaksin tersebut.  “Masyarakat masih tidak menyadari atau mengetahui bahwa vaksin ini penting,” ujarnya.

Mohni menegaskan, berdasarkan laporan dari masing-masing elemen,  pelaksanaan vaksinasi di Bangkalan belum ada peningkatan. Bahkan banyak desa yang capaian vaksinasinya masih rendah. “Ini yang harus kami kejar, kami sudah baik, tapi kota lain masih lebih baik lagi,” tegasnya.

Salah satu upaya yang akan dilakukan, pemerintah daerah akan saling bekerja sama dengan TNI dan Polri. Sebab, semangat kedepan pelaksanaan vaksinasi akan terus digalakkan dengan mensinergikan berbagai elemen seperti bidang pendidikan, kecamatan, kepala desa (kades) dan di bidang keagamaan.

“Bahkan juga kepemudaan harus mendukung upaya vaksinasi agar mencapai target. Vaksinasi ini harus bisa ditingkatkan, jika kemarin kita melaju pada kecepatan 60, sekarang harus 80,” bebernya.

Masing-masing pemangku kebijakan ditingkat kecamatan, seperti Muspika harus bertindak lebih efektif. Salah satunya, agar memanfaatkan bidan desa sebagai salah satu vaksinator. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang dan mengantri di Puskesmas. “Kami tidak boleh statis, kami harus aktif menjemput bola,” tegasnya.

Capaian Vaksin di Bangkalan

  • Dosis 1
    • 20,24 %
  • Dosis 2
    • 8,78 %
  • Dosis 3
    • 61,77 %
  • Target Harian
    • 823 dosis
  • Capaian Harian
    • 000 dosis

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *