UKM Paduan Suara Golden UTM Dua Kali Gondol Medali Perak dalam Festival Internasional

  • Whatsapp
(FOTO: Riski FOR KM) BERBAKAT: 18 anggota UKM PS Golden UTM saat tampil dalam festival paduan suara virtual tingkat dunia.

KABARMADURA.ID – Keberadaan unit kegiatan mahasiswa (UKM) di kampus menjadi wadah untuk menempa diri. Terutama dalam meningkatkan kemampuan diri sesuai dengan minat dan bakat para mahasiswa. UKM juga menjadi sarana aktualisasi diri dalam mencapai prestasi. Seperti halnya UKM Paduan Suara (PS) Golden Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang memiliki daya tarik bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan diri di bidang olah vokal.

HELMY YAHYA, BANGKALAN

            Salah satu daya tarik UKM PS Golden yaitu sejumlah prestasi yang berhasil ditorehkannya dalam beberapa ajang perlombaan. Semisal, sukses menggondol medali perak dalam 4th World Virtual Choir Festival atau festival paduan suara virtual tingkat dunia  ke-4 pada tahun 2021 untuk kategori mixed choir. UKM PS Golden bersaing dengan 6 tim untuk memperebutkan juara.

Pada ajang yang  diselenggarakan oleh Bandung Choral Society, yang berpusat di Bandung itu, Riski Dwi Mulya Andhani selaku Ketua UKM PS Golden menargetkan medali emas sesuai dengan nama UKM-nya. “Tentu, kalau target kami, ingin yang nomor satu yaitu meraih medali emas,” tegasnya.

Selain itu, ia mengaku pihaknya telah melakukan persiapan jauh hari sebelumnya, yakni dengan latihan online maupun offline. Ia juga bercerita, pihaknya juga pernah gagal ketika hendak mengikuti kompetisi paduan suara tingkat nasional, sebab kasus Covid-19 sedang melonjak.

“Terlepas dari apa pun, kami sudah bersyukur sekali, masih mampu bertahan dan berupaya untuk berkembang,” ulasnya.

Pria yan akrab disapa Risky itu menuturkan, dalam lomba 4th World Virtual Choir Festival, timnya membawa 18 orang. 7 orang sebagai Sopran, 4 orang sebagai Alto, 3 orang sebagai Tenor, dan 4 orang sebagai bass. Timnya membawakan lagunya John Wilbye (1958) yang berjudul  Flora Gave Me Fairest Flowers. “Lagu ini bagi kami cukup sulit, sebab, variasi suaranya juga banyak,” terangnya.

Mengikuti festival, lanjut Risky, merupakan kesempatan berharga. Sebab, dengan begitu, banyak pengalaman yang bisa diambil. Bagi timnya, festival tersebut adalah festival yang kedua kalinya yang diikuti. Tahun sebelumnya, timnya juga meraih medali perak. “Ini kali kedua memang, makanya kami optimis bisa menang,” tegas Risky.

Selanjutnya, ia berharap agar ke depannya, prestasi yang berhasil ditorehkan oleh UKM PS Golden menjadi pemantik semangat teman-temannya yang lainnya untuk lebih semangat dalam mengasah dan mengembangkan kemampuan di bidang tarik suara.

“Walaupun ini merupakan kompetisi virtual kedua bagi kami, tapi baru pertama kalinya kami record audio dan video di rumah masing-masing. Hal itu menjadi tantangan baru bagi kami, agar tidak terjadi kebocoran audio, dan sebagainya,” pungkasnya.

 

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *