Satpol PP Sampang Perlu Peremajaan Damkar

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) RUSAK: Dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) yang disiagakan di wilayah perkotaan Sampang tidak layak operasi

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Kondisi mobil pemadam kebakaran (Damkar) di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan, mulai menjadi perhatian wakil rakyat. Mereka menilai, perlu adanya tambahan pengadaan mobil damkar. Sebab, ketersediaannya sangat berhubungan langsung dengan percepatan pelayanan kepada masyarakat.

Data yang dirangkum Kabar Madura, terdapat enam unit kendaraan. Rinciannya, tiga unit kendaraan khusus pemadam kebakaran, dua unit untuk mobil tangki penyuplai air dan, satu mobil umum yang diterjunkan ke semua lokasi. Sehingga dari tiga unit mobil damkar, dua kendaraan yang mulai mengalami penurunan performa.

Bacaan Lainnya

Sehingga berpengaruh pada kecepatan kendaraan. Satu unit kendaraan ditempatkan di wilayah utara, yakni di Kecamatan Ketapang. Sementara dua unit di wilayah perkotaan dan dengan kondisi rusak. Sehingga perlu adanya penambahan armada. Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Sampang Fadol, Minggu (26/9/2021).

“Mobil damkar dengan kemampuan yang bagus sangat penting. Karena kecepatan tiba di lokasi kejadian adalah hal utama dan  hal ini masuk pada pelayanan,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini jarang kendaraan damkar tiba di lokasi sesuai standar operating sistem (SOP). Sebab mobil damkar harus tiba di lokasi 15 menit setelah masuknya informasi. Sehingga perlu dilakukan penambahan armada yang lebih baik. Apalagi, dua mobil damkar di wilayah kota yang sering mengalami kerusakan tentunya banyak mengeluarkan biaya perawatan.

“Anggaran perawatan pun bisa tidak sedikit. Makanya perlu dipertimbangkan efektivitas penganggaran antara perawatan banyak dan pengadaan,” sarannya.

Sementara itu Kasi Damkar Satpol PP Sampang Achmad Huzaini membenarkan, jika ada dua kendaraan yang mengalami penurunan kemampuan. Namun dua kendaraan tetap digunakan. Sehingga sering mengalami masalah di lapangan. “Kami terpaksa masih menggunakannya. Karena kendaraan yang bisa dibuat pendukung minim. Sementara ini, kedua kendaraan tetap diterjunkan ke lokasi kebakaran,” responnya.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *