75 Orang Paskibraka Tetap Berlatih

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) GIAT: Suasana latihan peserta paskibraka HUT RI di Sumenep.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep, akan menggunakan sebanyak 75 orang terpilih sebagai pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) dalam upacara Peringatan Kemerdekaan 17 Agustus 2021 tahun ini.

Proses untuk menjaring sebanyak 75 orang paskibraka tersebut dijalani dengan beberapa tahap. Terdapat sebanyak 375 peserta yang ikut serta dalam seleksi sebagai Paskibraka Kabupaten Sumenep.

Bacaan Lainnya

75 orang pasukan terpilih, kini sudah mulai intens melakukan latihan untuk pengibaran dan penurunan bendera merah putih. Mereka mendapatkan pengawasan dan bimbingan langsung dari Purna Paskibraka tahun lalu dan TNI dari kesatuan Kodim Sumenep.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Sumenep, Saifuddin Ansari mengatakan, dari 75 orang pasukan tersebut, 2 diantaranya akan dipilih untuk menyukseskan kegiatan upacara bendera HUT RI yang ke-75 di Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Sumenep sendiri, saat ini masih menjadi Kabupaten yang harus menjalani Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 75 orang pasukan Paskibraka tersebut menjalani latihan pengibaran bendera dengan formasi ideal, 17, 8 dan 45.

“Sudah mulai pelatihan di dekat gedung Polres Sumenep,” katanya Saifudin,, Kamis (5/8/2021).

Dia menambahkan, dengan terus melakukan latihan lebih intens lagi pada pagi dan sore hari, diharapkan konsentrasi Paskibraka akan lebih optimal dan tidak ada kesalahan saat pengibaran bendera nanti pada 17 Agustus 2021 mendatang.

Selain itu, kata dia, hal tersebut juga menjadi motivasi kepada anggota paskibraka untuk tetap latihan dengan penuh ekstra konsentrasi, meski dalam kondisi apapun.

“Sebab, kami akui, latihan Paskibraka tahun ini harus dilakukan dengan kewaspadaan mengingat penyebaran Covid-19 di Sumenep masih tinggi” ujarnya.

“Kami berharap nanti hasilnya maksimal, meski pelatihannya memang terkendala kondisi saat ini,” pungkasnya. (ara/bri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *