Puluhan Ribu Sertifikat Tanah di Bangkalan Belum Tercetak 

  • Whatsapp
(FOTO: KM/Moh Imron) OPTIMIS: Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bangkalan optimis akhir 2021 sertifikasi tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) mencapai target.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Memasuki akhir tahun, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bangkalan belum mencapai target. Realisasinya, terhitung sejak Januari 2021 hingga September ini masih mencapai 66 persen. Hal ini diungkapkan Kepala kantor ATR/BPN Kabupaten Bangkalan Moh. Tansri, Senin (27/.9/2021).

Menurutnya, target untuk program sertifikat gratis pada tahun 2021 sebanyak 77.500 bidang tanah. Sedangkan untuk capaiannya masih sekitar 51.000 tanah yang sudah dicetak sertifikat. “Apabila program ini didukung oleh kepala desa (kades) maupun masyarakat yang ada di bawah baik secara administrasi maupun tenaga, maka sertifikat gratis ini pasti sukses dan berjalan lancar, dan Alhamdulillah dari tahun ke tahun selalu ada dukungan,” ujarnya.

Dia berjanji, akan mempermudah proses pembuatan sertifikat. Namun jika ada kekurangan berkas pengajuan segera diperbaiki. Tujuannya, agar tidak menghambat proses pencetakan sertifikat. Jika berkas cepat dilengkapi, diperkirakan tidak sampai satu bulan selesai.

“Kalau administrasi dan persyaratannya sudah lengkap dan tanah tersebut tidak ada masalah atau tidak bersengketa maka percetakan sertifikat itu akan cepat selesainya, perlu diketahui meskipun tanah itu sudah lengkap berkasnya tapi tanah itu masih bersengketa maka tidak akan kami proses sebelum selesai masalah tersebut,” jelasnya.

Pihaknya berharap, agar masyarakat tidak percaya kepada jasa pengurusan tanah yang tidak mempunyai badan hukum yang jelas. Salam itu, meminta agar warga lebih mempelajari dulu terkait mekanisme pembuatan sertifikat tanah sebelum mengurus sertifikat tersebut.

“Kalau bisa datang sendiri ke kantor kami agar tahu bahwa pelayanan di kantor kami itu sangat baik dan terbuka. Siapapun mereka yang mengurus sertifikat yang penting dan administrasinya lengkap pasti diproses,” tegasnya.

Reporter: Moh. Imron

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *