Pemdes Bettet Raup Puluhan Juta dari Penyewaan GOR Multifungsi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) INOVATIF: Pemdes Bettet bangun GOR multifungsi untuk memajukan sektor ekonomi, olahraga dan pendidikan

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Langkah berbeda diambil oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Bettet, Kecamatan Pamekasan untuk memajukan Desa Bettet. Bagaimana tidak, desa dengan 2.800 penduduk ini memanfaatkan tanah percaton untuk dibanguni gedung olahraga (GOR) yang bisa digunakan untuk lapangan futsal dan badminton. Tidak semua desa melakukan terobosan ini.

Tak pelak, pendapatan puluhan juta dihasilkan dari penyewaan GOR. Gedung tersebut banyak diminati kalangan pemuda sebagai lapangan futsal dan badminton itu. Kepala Desa Bettet H. Kusmawardi menerangkan, motivasinya membangun lapangan futsal dan badminton yaitu ingin memajukan Desa Bettet.

Sebab menurutnya, selama ini Desa Bettet masih minim prestasi di bidang olahraga. Dengan adanya  GOR tersebut, diharapkan para pemuda Desa Bettet semakin terdorong untuk menorehkan prestasi di bidang olahraga sehingga dapat mengharumkan nama Desa Bettet. Selain itu, gedung tersebut juga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan seremonial dan resepsi pernikahan.

Menurut H. Kusmawardi, dengan adanya GOR itu maka di Desa Bettet akan sering terlaksana kegiatan edukatif seperti seminar kemahasiswaan. GOR tersebut dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bariklana. GOR itu dibangun menggunakan dana desa (DD) dan menghabiskan biaya sekitar Rp1 miliar. Dibangun pada tahun 2019 GOR dan baru diresmikan pada tahun 2020.

“Tarifnya kalau futsal Rp50 ribu per jam. Kalau badminton Rp150 ribu per bulan dengan empat kali pertemuan,” jelas Kusmawardi.

Tidak hanya dalam bidang ekonomi dan fasilitas olahraga, Desa Bettet juga memiliki program khusus di bidang pendidikan. Pihaknya menyediakan beasiswa khusus warga Bettet. Beasiswa tersebut diberikan kepada warga tidak mampu untuk kuliah. Biaya kuliah akan ditanggung 100 persen oleh pihak desa, dengan syarat kuliahnya di Universitas Islam Madura (UIM).

Selain itu, di bidang kesehatan Pemdes Bettet juga memberikan pelayanan prima. Satu unit mobil Sigap bantuan dari Pemkab Pamekasan disiagakan 100 persen untuk masyarakat. Meski sebagai kades, Kusmawardi tidak pernah menggunakan mobil Sigap untuk keperluan pribadinya. Bahkan, dua unit mobil pribadinya juga disiagakan 24 jam untuk masyarakat seperti kayaknya mobil Sigap.

Satu orang driver mobil Sigap digaji menggunakan DD. Tidak hanya itu, dua orang driver cadangan juga disiagakan dan digaji menggunakan uang pribadi kades. Tidak sampai di situ saja, pihaknya masih akan mengembangkan potensi ekonomi di sektor agrowisata pertanian. Sebab tanah Desa Bettet merupakan tanah basah dan subur.

“Semua ini didedikasikan untuk seluruh masyarakat Desa Bettet,” pungkas Kusmawardi.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *