Hanya Lima BUMDes di Kabupaten Bangkalan Peroleh Bantuan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOAFUL M.) PERLU INOVASI: Keaktifan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Bangkalan perlu berbenah untuk meningkatkan perekonomian desa. 

KABARMADURA.ID | BANGKALAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mulai mengupayakan pengempangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sebab di tahun 2021 ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memperoleh bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Hanya saja, dari ratusan BUMDes hanya lima usaha tingkat desa yang memperoleh bantuan tersebut. 

Penggunaan dana itu, harus tepat guna. Yakni, untuk meningkatkan usaha yang dikelola oleh desa. Sedangkan lima BUMDes penerima, Desa Telang, Batangan, Soket Dajah, Telaga Biru dan Tlangoh. Saat ini, bantuan tersebut sudah masuk tahap pencairan. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Desa (DPMD) Sampang Holil, Selasa (12/10/2021). 

Bacaan Lainnya

Menurutnya, terpilihnya lima BUMDes untuk mendapatkan bantuan dilihat dari keaktifannya. Sehingga perlu ada dukungan untuk mengembangkannya. Terlebih bantuan tersebut, juga merupakan program pemulihan ekonomi pasca wabah Covid-19 di masing-masing desa. 

“Tahun ini program pemberdayaan masyarakat desa akibat wabah Covid-19 hanya ada dua. Selain pengembangan BUMDes, ada Jatim Puspa. Programnya pengembangan BUMDes ini sama dengan program Jatim Puspa. BUMDes harus memiliki usaha setelah mendapatkan bantuan,” jelasnya.

Dia menegaskan, usaha yang harus dimiliki BUMDes tidak diwajibkan usaha tertentu. Melainkan ada usaha yang melekat di BUMDes dan bisa digunakan untuk menambah pundi-pundi pendapatan asli desa (PADes). Tujuannya juga untuk menjadikan desa lebih mandiri. “Sistemnya sama dengan Jatim Puspa, harus memiliki usaha. Apapun itu usahanya, harus bisa membantu perekonomian desa, sehingga desa nantinya lebih mandiri,” tukasnya.

Jumlah BUMDes di Bangkalan

  • Aktif 
    • 21 BUMDes
  • Tidak aktif
    • 252 BUMDes
  • Jumlah total
    • 273 BUMDes

 BUMDes yang aktif hanya 21 desa dari 273 desa di Bangkalan.

Reporter: Fain Nadofatul M. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *