Tes SKD di Bangkalan Sempat Diwarnai Pemadaman Listrik

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) BERSAING: Para peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Bangkalan mengikuti tes standar kompetensi dasar (SKD).

KABARMADURA.ID | BANGKALAN – Hari kelima pelaksanaan tes standar kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) Bangkalan diwarnai dengan padamnya aliran listrik. Sehingga semua laptop dan jaringan internet tidak berfungsi. Bahkan harus menyalakan genset untuk melanjutkan pelaksanaan tes tersebut. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan dan Pemberhentian Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan Novi Oktifiyanti, Senin (18/10/2021).

Menurutnya, padamnya listrik terjadi pada sesi kedua. Sedangkan ketersediaan genset, memang sebelumnya sudah dipersiapkan. “Memasuki sesi kedua, tiba-tiba jaringan listrik mengalami pemadaman setelah peserta diarahkan ke ruang SKD. Kira-kira sekitar pukul 11.00 WIB listrik padam hingga pukul 12.30 WIB. Pada sesi pertama, kegiatan berjalan lancar dan tidak ada kendala. Baik dalam jaringan maupun listriknya,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Direktur Manajer Unit Layanan Pelanggan Perusahaan Listrik Negara (ULP PLN) Unit  Bangkalan Pangky Yongkinata mengaku, tidak melakukan pemadaman dengan sengaja. Namun listrik di kawasan Kecamatan Bangkalan padam secara otomatis akibat angin kencang dan hujan lebat. “Bukan dipadamkan, tapi padam karena gangguan hujan angin tadi,” responnya.

Pangky menuturkan, akibat angin terdapat beberapa kabel yang terkena pohon dan material bangunan. Namun tidak merusak tiang dan kabel. Sehingga listrik padam dengan sendirinya. “Bertahap kami nyalakan, karena memastikan kondisi jaringan dan lingkungan aman dulu,” tuturnya.

Terpisah, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron ketika melakukan peninjauan menyampaikan, sejauh ini pelaksanaan tes SKD tidak perlu ada pembenahan dan perbaikan. Sebab pelaksanaannya cukup matang dan lancar. “Sudah kami pastikan tadi tidak ada kendala jaringan atau kendala lainnya. Terlihat pelaksanaannya lancar, dari pengawas alhamdulillah tidak ada keluhan. Artinya para peserta tertib,” paparnya usai meninjau ruangan tes SKD.

Berdasarkan pemantauan yang dia lakukan, banyak nilai peserta yang diatas ambang batas passing grade. Sehingga CPNS yang lolos nantinya memenuhi kriteria dan persyaratan. Diharapkan, peserta yang lolos sudah memenuhi standar uji kompetensi kepegawaian. “Mudah-mudahan nanti peserta yang diterima harus memenuhi standar kepegawaian,” harapnya.

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Totok Iswanto

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *