Dinsos Sumenep Akui Bantuan untuk Disabilitas Terbatas

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) DISALURKAN: Tidak ada penambahan kuota bantuan untuk penyandang disabilitas.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Program bantuan terhadap penyandang disabilitas di Sumenep belum sepenuhnya merata. Tercatat, dari ratusan difabel hanya ada 33 orang yang mendapat bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep. Sementara nominal anggaran yang akan diterima oleh penyandang disabilitas Rp250 ribu per bulan.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinsos Sumenep Fajarisman menjelaskan, penyandang disabilitas hanya diberikan berupa bantuan uang tunai. Bantuan itu hanya diberikan kepada penyandang yang tercatat masuk kategori berat.
Jumlah atau data lansia di Kota Keris ini sekitar 1.547 jiwa yang pernah diverifikasi. Penerima bantuan ditargetkan kepada 33 difabel. Pihaknya sempat memverifikasi ulang dan akan dimaksimalkan di perubahan anggaran keuangan (PAK).

Bacaan Lainnya

“PAK sudah tidak memungkinkan karena anggarannya memang banyak yang digunakan untuk bantuan Covid-19. Untuk disabilitas tidak ada perubahan hingga sekarang,” kata Fajarisman.

Dia menambahkan, penerima bantuan disabilitas tidak harus berumur 60 tahun ke atas, tetapi syaratnya tidak sehat dan hidupnya bergantung pada orang lain, juga hanya bisa berbaring di tempat tidur saja.

“Tidak memiliki sumber penghasilan atau miskin, tidak memiliki penghasilan tetap, miskin atau terlantar,” tegasnya.

Dikatakannya, dari 33 jumlah penerima bantuan difabel, pihaknya pesimis untuk menambah jatah. Sebab, selama ini hanya disesuaikan dengan kemampuan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

“Direncanakan akan cair setiap 4 bulan sekali, saat ini sudah cair tahap pertama dan kedua. Tahap ketiga atau terakhir masih menunggu,” pungkasnya.
Reporter: Moh. Razin
Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *