Kumpulan Puisi Muhammad Tauhed Supratman 

  • Whatsapp

DENGENG BANTUAN SOSIAL 

Inilah kisah negeri paling unik di kolong jagat

ketika bantuan sosial diumumkan

Indonesiaku banjir orang miskin

yang kesehariannya hidup mewah

Inilah kisah negeri paling unik di kolong jagat

 “esebbhit tada’ monyina, eobbhar tada’ bauna”.1  

hidup 30 hari

terima bantuan sosial satu hari

Inilah kisah negeri paling unik di kolong jagat

“esebbhit tada’ monyina, eobbhar tada’ bauna”

tersenyum girang terima bantuan sosial 

sedang beban hutang  1600 triliyun rupiahnya2

kata teman Pak D di koran pagi.

Inilah kisah negeri paling unik di kolong jagat

“esebbhit tada’ monyina, eobbhar tada’ bauna”

ditertib-formalkan catatan pendata

wujud amanah angka keramat 19

yang kita hafal diluar kepala

 

Dikutip dari Parebasan ban Saloka Madura dikumpulkan oleh: Oemar Sastrodiwirjo. artinya: orang yang sangat miskin

Dikutip dari sajak Taufiq Ismail: “Sesudah Seratus Tahun Membentang, 1908-2008 di Jawa Pos Edisi 20 Mei 2008

 

TAK KUTEMUKAN GARAM

telah kujelajah penjuru kota ini, 

tak kutemukan garam dan saronen 

di cendawan gedung

kota ini ganas membui jiwa

siapakah sembunyikan garam dan saronen

gedung-gedung itu, dada-dada yang terbuka,

pinggul yang sentosa, 

ataukah angka-angka yang selalu kau buru

kusapa tiap jengkal kota ini, 

tak kutemukan garam dan saronen

karena tak dapat ditukar rupiah

aku paham, kota ini begitu ganas 

tak bersahabat

sebab keganasan mendidikku selalu waspada

selamat dari maut yang tiap detik mengintai

Surabaya, 22 NOvember 2005

 

RINDU SEBUAH KELOKAN

rinduku menetes

pada sebuah kelokan

kota tua yang kau keramatkan

aku paham

isyaratmu yang tak

tercatat di kalender

bulan-bulan yang

kau sakralkan

aku makin tak mengerti

rindu padang kerontang

di alun senyummu

yang kau babtiskan

Pamekasan,  13-03-2018

 

 

RIAK RINDU

riak rindumu

kuterima di senja nurani

menyeretku di ketiak musim

dan aku makin jauh

darimu

di hari pemujaan

Pamekasan, 13-03-2018

 

 

PERINDU

Mengapa sangsikan

Rindu yang lama

Kau rahasiakan

Di pucuk gelap

Sedang kata itu

Masih terngiang

Di detak musim

Ah…. 

Rindu ini

Lama 

Tak ber-Ibu

Perindumu

Perindu

Nisbi

Pamekasan, 13-03-2018

 

SUNYI RINDU

sunyi abadi 

di gemericik rindu

resah kelana memfosil

sepi ini 

lagu jiwa

Pamekasan, 30 Juni 2019

 

 

 

PANTUN KORUPSI

Naik motor minum jamu

Indah nian warna pelangi

Kutitipkan koruptor padamu

Insan langka perlukah dilindungi?

Naik motor ke arah barat

Ikut webinar tiada pulsa

Koruptor harus dihukum berat

Benalu negeri persak bangsa

Naik mobil sudah karat

Naik motor beli melati

Maling ayam hokum berat

Koruptor harus hokum mati

Oleh: Muhammad Tauhed Supratman  (lahir di Pamekasan, 27 Nopember l970. Menulis sajak,  menggunakan bahasa Indonesia dan  bahasa Madura. Sajaknya “Nyanyian dari Kampus”  terpilih dan dibacakan di Radio Nederland, di Helvirsum, Belanda dalam rangka HUT ke-53 Republik Indonesia)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *