20 Desa di Sumenep Belum Bentuk

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) TIDAK MERATA: DPMD Sumenep mencatat dari 330 masih 20 desa belum bentuk BUMDes.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) belum sepenuhnya merata. Bahkan sebagian desa masih ada yang belum memiliki badan usaha tersebut. Berdasarkan catatan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, dari 330 desa saat ini masih ada 20 desa belum membentuk BUMDes.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep meski mewajibkan semua desa memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) namun berikut nama-nama desa yang belum membentuk BUMDes.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat DPMD Sumenep Tabrani menjelaskan, secara regulasi, desa sudah diwajibkan untuk membentuk BUMDes. Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Tahun 75 Tahun 2020.

“Tetapi masih ada desa-desa yang belum membentuk BUMDes, hal itu karena perbup itu saat ini masih mentoleransi atau memberikan kesempatan menunggu hingga tahun depan,” kata Tabrani. Senin (25/10/2021).

Tabrani melanjutkan, target pembentukan BUMDes yaitu terpenuhinya kebutuhan masyarakat desa setempat, selanjutnya baru peningkatan pendapatan asli desa (PADes).

“Tetapi masih dinamis atau bisa bertambah pembentukan BUMDes itu,” imbuhnya.

Ditambahkan Tabrani, tidak semua desa mempunyai kesepahaman terkait pentingnya mendirikan BUMDes. Sehingga masih harus terus membutuhkan pendampingan-pendampingan.

Berdasarkan data terbaru dari 330 desa sudah ada 310 desa yang membentuk BUMDes. Sementara sisanya 20 desa masih masuk kategori belum membentuk atau memiliki BUMDes. Selain itu, 125 BUMDes aktif, dan 110 tidak aktif. Sementara 75 BUMDes masuk kategori sehat, artinya yang sudah menyumbang terhadap PADes. Terakhir masuk kategori maju hanya 15 BUMDes.

Masih menurut Tabrani, sebagai evaluasi, ketika BUMDes sudah terbentuk dengan penyertaan modal, pihaknya memastikan semua akan aktif. Artinya tidak ada alasan aparatur desa untuk mengelak.

“Tinggal nanti lebih luas mengakses jaringan, karena mereka sudah ada modal. Tapi untuk berapa persen dari dana desa  (DD) tidak ada ketentuan memang,” pungkasnya.

20 Desa Belum Membentuk BUMDes

Kecamatan Kota
-Marengan Daya
-Bangkal

Kecamatan Manding
-Tenunan
-Lanjuk
-Gunung Kembar
-Jabaan

Kecamatan Talango
– Essang

-Palasa

Kecamatan Lenteng
-Lenteng Timur

Kecamatan Guluk Guluk
-Tambuko
-Batu Ampar

Kecamatan Dungkek
– Taman Sare
– Lapa Daya

Kecamatan Arjasa
– Gelaman
– Buddi
– Kolo Kolo
– Duko
– Kali Anyar
– Pabian

Kecamatan Kangayan
-Jukong Jukong

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *