Kongres Kebangsaan 2021: Berkarya untuk Bangsa (Refleksi Hari Sumpah Pemuda)

  • Whatsapp

Oleh : ISWADI (Anggota Kaukus Penulis Aliansi Kebangsaan)

Apa yang ada di dalam pikiran kita semua ketika mendengar kata-kata yang berkaitan dengan Sumpah Pemuda? Jawabannya rasa-rasanya kita akan dibawa untuk mengingat kembali bagaimana cerita, peristiwa, dan sejarah berkaitan Sumpah Pemuda yang penuh dengan suasana haru sekaligus heroik, nasionalisme serta keindonesiaan. 

Ketika para pemuda yang mewakili daerahnya masing-masing di Nusantara mendeklarasikan serta mengaku bertumpah darah yang satu, berbangsa yang satu, dan menjunjung tinggi bahasa persatuan yaitu Indonesia, maka hal tersebut telah merepresentasikan bahwa para pemuda di Nusantara pada masa itu ingin mengubah keadaan menuju Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Salah satu peristiwa paling bersejarah di negeri Indonesia adalah deklarasi Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Sumpah Pemuda merupakan salah satu bukti otentik bahwa tanggal 28 Oktober 1928, bangsa Indonesia dilahirkan. 

Oleh karena itu, sudah seharusnya segenap masyarakat Indonesia memperingati momentum 28 Oktober tersebut sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia. Proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama berpuluh-puluh tahun terjajah di bawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu.

Kondisi ketertindasan inilah yang kemudian mendorong para pemuda pada masa itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat hidup rakyat Indonesia.

Sekarang, setelah lebih dari setengah abad lamanya peristiwa bersejarah Sumpah Pemuda digaungkan, kemudian muncul pertanyaan, u apakah kita sebagai anak bangsa masih memiliki semangat yang sama pada saat Sumpah Pemuda pertama kali dikobarkan? 

Mari kita sama-sama untuk mengevaluasi diri. lalu bergerak ke depan dan berkarya secara nyata untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik lagi melalui berbagai bidang yang kita kuasai, guna mewujudkan cita-cita besar yang diemban oleh negeri ini agar semakin ringan dan dapat terwujud dengan cara yang maksimal, gotong royong dan berkelanjutan.

Salah satu hal yang sangat baik untuk era saat ini, ialah dengan mengadakan agenda-agenda diskusi kebangsaan baik secara virtual ataupun langsung (dengan penerapan protkes yang ketat), hal tersebut berfungsi sebagai sarana pengingat akan beristiwa kebangsaan pada zaman terdahulu. 

Misalnya, Aliansi Kebangsaan dengan MPR RI pada Hari Sumpah Pemuda tahun 2021 kali ini mengadakan sebuah agenda dengan nama Kongres Kebangsaan.

Paling tidak, pada kesempatan tersebut terdapat beberapa hal yang menjadi bahan diskusi.Seperti ada tiga ranah dalam pembangunan peradaban bangsa melalui nilai luhur Pancasila. Pertama, ranah mental spiritual yang berkaitan dengan rezim pendidikan dan budaya untuk mencapai bangsa yang berkepribadian. 

Kedua, ranah institusional politikal yang berkaitan dengan kelembagaan sistem politik dan penyelenggara negara demi mencapai bangsa yang berdaulat. Ketiga, ranah material-teknologikal, yaitu pembangunan pada aspek ekonomi bangsa, kemandirian teknologi yang bertujuan untuk mensejahterakan rakyat dan mencapai keadilan sosial sebagaimana yang termaktub pada sila kelima Pancasila.

Kegiatan Kongres Kebangsaan yang bertepatan pada Hari Sumpah Pemuda 2021 seperti yang diselenggarakan oleh Aliansi Kebangsaan tersebut merupakan salah satu ikhtiar agar kita semua sebagai anak bangsa dapat mengingat kembali makna dari Sumpah Pemuda dan tidak melupakan momen penuh sejarah patriotisme pemuda Indonesia pada masa lampau  itu.

Lantas pada era sekarang, bagaimana cara kita untuk memberikan kebermanfaatan bagi bangsa dan negara Indonesia? Sederhananya kita sebagai generasi muda penerus bangsa dapat berkontribusi dalam memberikan solusi yang tepat sesuai dengan kapabilitas (keahlian) kita masing-masing. Seperti ikut serta dalam mengkampanyekan dan pembudayaan nilai-nilai luhur yang dimiliki oleh bangsa kita, yaitu Pancasila. 

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan,  pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16-30 tahun. 

Jika kita lihat lebih mendalam lagi, maka untuk saat ini sudah cukup banyak sekali para pemuda yang telah berkontribusi dan berkarya dalam bidang-bidang yang sangat strategis baik itu melalui bidang sosial, budaya, ekonomi, kesenian, olahraga dan lain sebagainya. 

Semoga ke depan kontribusi dari para pemuda Indonesia melalui berbagai bidang tersebut dapat menghadirkan nilai-nilai luhur kebangsaan dan Pancasila dalam setiap tindakannya.

Prof. Yudi Latif. Ph.D (Pakar Aliansi Kebangsaan) dalam sebuah kesempatan mengatakan bahwa kita semua perlu menekankan bahwa ideologi Pancasila tidak dapat bergerak sendiri dan hanya dilakukan pada satu institusi saja, namun harus dilakukan secara gerak serempak dengan melibatkan semua komponen anak bangsa tanpa terkecuali. 

Ideologi Pancasila dapat menjadi habit of life apabila penetrasinya dapat mendidik warga negara untuk yakin tentang nilai-nilai Pancasila dapat memenuhi dan mendekati perwujudan cita-cita nasional menjadi bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Menjaga keeksistensian Indonesia adalah tugas kita semua sebagai anak bangsa, maka sudah sewajarnya kita melestarikan nilai-nilai yang positif dan khas yang telah diwariskan oleh para pendahulu sejak dari Sumpah Pemuda pertama kali dikumandangkan. 

Hal tersebut agar tidak mudah hilang tergerus oleh zaman. Selain itu pula, kita semua juga perlu untuk berkontribusi dengan karya yang nyata untuk negeri serta membangun kesadaran bahwa dengan cara memperingati hari sumpah pemuda ini, diharapkan kita semua akan dapat bersama-sama dan mampu menjaga, memberi karya nyata, serta menjadi bagian dari solusi dari setiap persoalan bangsa yang ada dan bergerak mewujudkan visi besar untuk Indonesia yang lebih baik.

Biodata singkat Penulis :

Nama :  Iswadi

Email :  iswadinawawi7@gmail.com

Instagram :  @iswadinaw

Facebook :  iswadinawawi

Background :   Anggota Kaukus Penulis Aliansi Kebangsaan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *