Tim Peneliti Harjad Sumenep: Terima Kasih Pemkab Atas Apresiasinya

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) GAGAH: Tim Peneliti atau Tim Perumus Hari Jadi Sumenep sekaligus Ketua Yayasan Universitas Wiraraja Sumenep Kurniadi Wijaya mendapatkan penghargaan dari Pemkab Sumenep.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Peringatan Hari Jadi (Harjad) Sumenep ke-752 yang jatuh pada 31 Oktober 2021 cukup berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memberikan apresiasi dan uang pembinaan kepada tim perumus dan peneliti Harjad.

Tim Peneliti atau Tim Perumus Harjad Sumenep Kurniadi Wijaya mengapresiasi atas terselenggaranya Harjad Sumenep ke-752. Ia sangat bersyukur karena serangkaian acara berjalan dengan lancar dan sukses.

”Alhamdulillah kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, telah mengundang tim perumus dan tim peneliti di Hari Jadi Sumenep,” katanya, Selasa (2/11/2021).

Pria yang juga menjabat Ketua Yayasan Universitas Wiraraja Sumenep itu mengatakan, pemberian penghargaan kepada tim perumus dan tim peneliti Harjad Sumenep tentu sebuah langkah yang patut diapresiasi bersama.

Pemkab berarti memahami tentang nilai usaha dan perjuangan para tim yang sudah merumuskan dan meneliti terkait Harjad Sumenep. “Kami bangga sekali, semoga Sumenep semakin bagus ke depannya,” ucap dia.

Munurut Kurniadi, penetapan Harjad Sumenep bukan semudah membalikkan telapak tangan. Tetapi, butuh perjuangan dan butuh orang-orang sejarawan.

“Penetapan Hari Jadi Sumenep itu di antaranya juga saya sebagai tim peneliti,” tegasnya.

Harjad Sumenep merupakan momentum penting bagi masyarakat Sumenep. Sebab, hal tersebut bernilai pendidikan dan sejarah. Sehingga, masyarakat dituntut untuk mengetahui seperti apa Sumenep itu.

“Kami harap penghargaan dari Pemkab Sumenep membawa berkah dan tidak akan lupa sejarahnya Sumenep,” ujar dia.

Diketahui, Kabupaten Sumenep mengacu pada pelantikan Arya Wiraraja sebagai Adipati Sumenep yang pertama. Artinya sebelum Arya Wiraraja dilantik menjadi Adipati Sumenep, belum ada penguasa lokal yang bergelar sebagai adipati.

Saat itu Kadipaten Sumenep berada dibawah kekuasaan Kerajaan Singosari, dengan penguasanya Raja Kertanegara. Dengan demikian Arya Wiraraja dilantik oleh Raja Kertanegara, sehingga sumber prasasti yang berhubungan dengan Raja Kertanegara dijadikan rujukan bagi penetapan Harjad Kabupaten Sumenep.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohamad Khairul Umam

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *