776 Ton Beras untuk 77.610 KPM di Pamekasan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) SALURKAN BANSOS: Sekda Pamekasan Totok Hartono bersama Kadinsos Pamekasan Mochammad Tarsun saat memberangkatkan armada distributor bansos beras PPKM.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sosial tunai (BST) di Pamekasan patut bersyukur. Karena di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) ini, mereka tidak hanya mendapat bantuan PKH dan BST, tetapi juga dapat bantuan beras masing-masing 10 kilogram.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan Mochammad Tarsun mengatakan, bantuan sosial (bansos) beras itu diberikan pemerintah pusat melalui penggunaan cadangan beras pemerintah (CBP) dengan total 776 ton lebih. Bansos beras ini dimaksudkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk meringankan beban KPM dalam memenuhi kebutuhan dasar hidupnya.

Bacaan Lainnya

“Terutama di masa pandemi ini. Lebih-lebih masyarakat yang terdampak PPKM,” ungkapnya.

Tarsun menyebutkan, penyedia beras pada program ini yaitu Perum Bulog. Jumlah KPM PKH yang mendapatkan bansos beras sebanyak 55.395 orang dan KPM BST sebanyak 22.215 orang. Bansos tersebut akan disalurkan oleh trasporter yang ditunjuk oleh pemerintah pusat, yaitu PT. DNR Logistics. Pendistribusian kepada KPM ditarget selesai dalam waktu tiga hari.

“Setiap harinya kita siapkan 15 armada. Itu disesuaikan dengan proses loading di Bulog. Jika tidak ada kendala, tiga hari selesai,” ucap Koordinator Transporter Area Pamekasan, Andreas Kristanto.

Koordinator Kabupaten SDM Pelaksana PKH Pamekasan Hanafi memastikan, seluruh SDM PKH di Pamekasan akan membantu dan melakukan pengawasan pada pendistribusian bansos tersebut sesuai sasaran dan hak masing-masing KPM.

Pihaknya memastikan, dalam proses pengambilan bansos, KPM tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) agar terhindar dari bahaya Covid-19.

“Kami tetap akan mengedukasi KPM untuk tetap patuhi prokes. Seperti memakai masker dan menjaga jarak,” ucap alumnus Universitas Islam Madura (UIM) itu. (ali/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *