Sasaran RTLH di Bangkalan Tahun 2022 Menyusut

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) BERKURANG: Penerima bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) di Bangkalan tahun 2022 lebih sedikit dibandingkan penerima RTLH tahun 2021 ini.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN-Anggaran untuk program rumah tidak layak huni (RTLH) tahun 2022 di Bangkalan tembus Rp1,1 miliar. Dana tersebut, akan menyasar 55 penerima. Jika dibandingkan dengan tahun 2021 cukup berkurang. Sebab di tahun ini, jumlah RTLH mencapai 67 penerima.

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bangkalan Zainal Abidini mengaku, pemkab memang tengah mengupayakan peningkatan program RTLH. Sehingga setiap tahun diharapkan selalu ada kenaikan jumlah penerima.

Hanya saja di tahun 2022, sumber pendanaan untuk program tersebut masih berasal dari dana alokasi umum (DAU). Sedangkan di tahun 2021, ada tambahan anggaran yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). Untuk nominal DAU tahun 2021 dan 2022 sama, yakni Rp1,1 miliar.

“Program ini kan memang dari kementerian pusat, agar tidak ada lagi rumah masyarakat yang tidak layak untuk ditempati. Setiap rumah diperkirakan akan menghabiskan Rp18 hingga 20 juta. Tetapi kemungkinan untuk tahun depan masih butuh banyak tambahan,” ujarnya, Rabu (10/11/2021).

Jika mengacu pada visi misi bupati,  target pembangunan RTLH mencapai tiga ribuan, cukup jauh. Apalagi melihat jarak waktu, hampir akhir tahun. Sehingga akan berkoordinasi kembali dengan Kementerian Pembangunan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk meminta tambahan bantuan bedah rumah dari kegiatan dan sumber pendanaan yang lain.

“Hingga saat ini, masih banyak warga yang membutuhkan bantuan pembangunan rumah. Setiap tahun pengajuan selalu lebih banyak daripada dana yang disediakan,” paparnya.

Sementara itu, salah satu warga Desa Pendabah Kecamatan Kamal Bangkalan Siti Hotijeh mengaku, salah satu warga yang mengajukan bantuan RTLH untuk tetangganya. Menurutnya, pengajuan yang dilakukan khusus tahun 2022. Bahkan, ada beberapa persyaratan tidak disosialisasikan.

“Semua berkas yang kami ajukan sudah lengkap, meskipun sudah beberapa kali ada kesalahan. Banyak warga yang ingin mengajukan, tapi khawatir tidak lolos. Ada yang memang belum tau, ada juga yang takut tidak diterima pengajuannya,” responnya.

Data Penerima RTLH

  • 2021
    • 67 sasaran
  • 2022
    • 55 sasaran
  • Sumber anggaran DAU

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *