10 Lawyer Dampingi Gugatan SK Bupati Sampang ke PTUN Surabaya

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MERASA DIRUGIKAN: Dua orang menyampaikan gugatan terhadap SK Bupati tentang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) tahun 2025. 

KABARMADURA.ID | SAMPANG – Secara resmi masyarakat Sampang menyampaikan gugatan terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati Sampang Nomor 188.45/272/KEP/434.013/2021 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada tahun 2025 ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya. Dalam laporan gugatan, penggugat I atas nama Moh. Agus Efendy, warga Dusun Disanah Barat Desa Disanah Kecamatan Sreseh Sampang.

Sedangkan penggugat II adalah Aziz Muslim Haruna, warga Jalan Makboel Kelurahan Polagan Sampang. Sesuai gugatan, mereka memberi mandat kepada sepuluh advokat untuk mendampingi gugatan di PTUN. Secara resmi, bukti keberatan  sudah disampaikan ke bupati melalui bagian umum. Hanya saja, tidak ada tanggapan. 

“Kami didamping tim lawyer, secara tertulis kami lakukan prosedur hukum mewakili masyarakat yang keberatan dengan keputusan bupati,” ujar Aziz Muslim Haruna, Kamis (11/11/2021). 

Menurutnya, gugatan ke PTUN sudah selayaknya dilakukan. Sebab kejanggalan dalam penerbitan SK Bupati tentang pelaksanaan pilkades serentak tahun 2025. Bahkan, berkas gugatan juga ditembuskan ke Gubernur Jawa Timur (Jatim) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Sebab ada sebagian masyarakat merasa dirugikan dengan keputusan tersebut. 

“Baik kerugian materiil maupun non materiil. Nah, hal ini perlu keadilan dan kebijakan dari dampak keluarnya SK bupati. Kami berharap SK bupati dicabut. Pemerintah semestinya mengevaluasi dan mengkaji dari berbagai aspek,” paparnya. 

Aziz menjelaskan, jika pilkades serentak digelar tahun 2025, maka sebanyak 180 desa dijabat seorang pejabat sementara (Pj). Bahkan, 111 desa yang jabatannya kepala desa (kades) berakhir tahun ini, maka harus diisi Pj selama empat tahun. 

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang Yuliadi Setiawan belum bisa memberikan keterangan. Berusaha didatangi ke kantornya tidak berhasil. Bahkan dihubungi melalui nomor ponselnya tidak tersambung. 

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *