Digitalisasi UMKM di Sumenep Terkendala SDM, Diskop UM Diminta Lakukan Pendampingan Sejak Dini

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) PERLU PENDAMPINGAN: Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop UM) Sumenep belum optimal memberikan pembinaan untuk pelaku UMKM agar go digital.

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Pemerintah Kabupaten (Sumenep) dinilai kurang optimal dalam menjadikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar ekonomi. Hal itu dibuktikan dari peluang digitalisasi yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku UMKM.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop UM) Sumenep Sustono menyampaikan, peluang digitalisasi belum digarap optimal. Selain itu, ia menambahkan, faktor sumber daya manusia (SDM) juga menjadi kendalanya. “Perlu pembinaan serta penambahan SDM yang memadai,” katanya, Senin (15/11/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut Sustono, ada beberapa faktor yang menyebabkan UMKM di Sumenep lambat tumbuhnya.  Di antaranya yaitu masalah permodalan, SDM, dan pasar. “Itulah pentingnya UMKM melek media supaya mampu merambah pasar lebih luas,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengutarakan, ada 100 pelaku UMKM yang mulai dilakukan pembinaan untuk go digital. “Yang sadar dan tahu melakukan promosi melalui media sosial (medsos) masih sangat minim. Maka, hingga saat ini kami lakukan pendampingan,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari mengatakan, minimnya pendampingan dari pemerintah akan membuat digitalisasi UMKM lemah dan berpengaruh terhadap penggunaan medsos sebagai sarana promosi. Ia berharap, Dinas terkait melakukan pendampingan dan pelatihan sejak dini untuk pelaku UMKM.

“Masih sangat banyak sekali pelaku UMKM yang belum membuat medsos, bahkan tidak sedikit pula yang sudah punya, tapi tidak bisa mengoperasikan karena dibuatkan orang. Maka peran pemerintah harus hadir untuk membina pelaku UMKM di Sumenep,” tegasnya.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *