Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak, Polres Sumenep Petakan Titik Rawan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/TAUFIQ HIDAYAT) PERSIAPAN: Formasi pengamanan untuk Pilkades serentak pada 25 November 2021 telah dibentuk.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Pengamanan pemilihan kepala desa (pilkades) pada 25 November 2021 mendatang mulai digencarkan. Rincian anggaran pengamanan sebesar Rp4,5 miliar, untuk Polres Sumenep  Rp3,9 miliar dan Kodim 0827 Sumenep Rp600 juta.

Pengajuan anggaran pengamanan awalnya sebesar Rp5 miliar berdasarkan kebutuhan sekitar dua ribu personel yang akan dilibatkan dalam momentum akbar tersebut. Selain itu, petugas keamanan atau Linmas dan Polda Jatim juga akan dilibatkan dalam menjaga tempat pemungutan suara (TPS). 

Bacaan Lainnya


Hal itu dikuatkan oleh Kabag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti yang mengatakan, ada beberapa elemen yang akan dilibatkan di antaranya melibat dari Polda Jatim. Secara kalkulasi untuk 661 TPS ada 2 ribu lebih personel yang dibutuhkan.

“Kami sudah mulai persiapan terutama yang akan berangkat ke Kepulauan karena harus disesuaikan dengan jadwal kapal,” kata Widi.

Sementara itu, Polres Sumenep akan menyiapkan sekitar 2.361 personel untuk pengamanan, yang di dalamnya termasuk 1593 kompi Brimob, 603 dari Polres Sumenep, Sabhara Polda 96 personel, sisanya Polsek se-Sumenep. 

Namun, untuk kepastiannya, perkiraan tingkat kerawanan berdasarkan indeks tingkat potensi kerawanan (IPK) masih belum terdeteksi. Hal itu menandakan keadaan bisa dikendalikan. Ada 11 titik yang diprediksi menjadi kawasan merah atau daerah dengan potensi kerawanan cukup tinggi.

“Di antaranya di Kecamatan Guluk-Guluk. Ada beberapa kategori rawan, misalnya di desa tersebut pernah terjadi konflik pada pelaksanaan pilkades. Tapi tunggu saja perkembangan setelah ada pendaftaran calon,” imbuhnya..

Sehingga dengan pertimbangan itu, ia berharap pengajuan anggaran tersebut dapat disepakati. Apalagi menurutnya, untuk wilayah kepulauan harus siaga sejak 23 November 2021, sedangkan di wilayah daratan pada 25 November 2021.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep M Ramli menyampaikan, untuk level pengamanan, pihaknya tidak dapat membantu memikirkan, tetapi persoalan anggaran pihaknya sudah menyepakati.

“Kalau anggaran itu sudah berdasarkan MoU dengan Polres,” paparnya.

Reporter: Moh. Razin

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *