Buah Manis Proses Panjang Sejak Tahun 2018

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID | Madura United U18 memastikan diri lolos ke 8 Besar Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U18 2021 dengan status posisi tiga terbaik. Kepastian itu didapatkan usai perolehan 32 poin tim berjuluk Laskar Sape Kerrab Ngodeh ini, tidak akan terkejar oleh dua tim kandidat tiga terbaik dari Grup C Bhayangkara FC U18 dan Persita Tangerang U18.

Capaian Madura United U18 ini juga menorehkan catatan gemilang sejak laga pertama hingga pertadingan ke-18 kemarin. Statistik tim yang berbasis di Pulau Garam ini menunjukkan, sukses menang 10 kali, 2 kali seri, dan sisanya kalah, serta bisa mencetak 23 gol dan catatkan 8 kali clean sheet.

Bacaan Lainnya

Bagusnya, skuad arahan Rahmad Basuki itu tidak hanya menang 10 kali dan seri 2 kali. Namun, mereka pernah menjaga tren positif tidak terkalahkan sebanyak lima laga awal dan tujuh pertandingan terakhir tanpa sekalipun tersentuh kekalahan.

Direktur Utama (Dirut) PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq mengapresiasi Febrian Tri Yanto cs yang sukses melalui target lolos fase grup. Bahkan, sanjungannya itu tidak terlepas dari capaian itu merupakan catatan pertama kali sepanjang Madura United kelompok usia mengikuti EPA Liga 1 sejak tahun 2018 baik Tim U16 dan U18.

Pria yang akrap disapa Habib itu mengatakan, keberhasilan itu merupakan buah dari proses panjang sejak tahun 2018. kala itu, musim pertama Madura United kelompok usia mengikuti Filanesia EPA Liga 1 U16. 

Pada musim tersebut terdapat lima nama yang masih masuk komposisi skuad dan bertahan hingga ikut serta berpartisipasi dalam merebut satu tiket 8 Besar (cek grafik).

Senada dengan musim 2019, yang mengorbitkan pemain baru untuk dua kelompok usia Madura United. Hasilnya, Tim U16 memunculkan empat pemain baru beserta lima pemain yang masih bertahan dan U18 9 nama yang masih bertahan hingga sekarang.

“Tahun ini, mereka bisa memberikan hasil dari upaya mereka. Kami berharap pencapaian ini tidak menjadikan para pemain lupa akan proses, harus tetap membumi karena perjalanan karirnya masih panjang,” pesan Dirut PT PBMB itu.

Sementara itu, Pelatih Madura United U18 Rahmad Basuki menyampaikan, anak asuhnya lega, karena impian lolos fase grup telah tercapai. Walaupun, Febrian Tri Yanto melaluinya dengan berat. 

Ditambah lagi, tim yang berbasis di Pulau Garam ini telah melalui jadwal yang super padat. Bahkan, mereka pernah berlaga empat kali selama empat hari. Imbasnya, pemain bergiliran terbekap cedera.

Annisa Zhafarina: COO Madura United

“Buah proses dari 2018 hingga sekarang dibina dan diikutsertakan dalam kompetisi EPA Liga 1 dari tahun ke tahun untuk mendapatkan pengalaman bertanding, memahami law of the game, dan belajar fair play sejak dini. Masa depan mereka akan berlanjut dan tersaring hingga berkesempatan promosi ke tim senior seperti binaan Madura United Football Academy lainnya”

Capaian Gemilang 18 Laga

  1. Amankan tiket 8 Besar dari slot posisi tiga terbaik
  2. Kumpulkan 32 poin
  3. Mencetak 23 gol
  4. 7 laga belum terkalahkan
  5. 8 kali clean sheet

Gambaran Mayoritas Skuad Madura United U18 di EPA Liga 1 2021 

Dibina Sejak 2018 melalui Madura United U16

Faqih Dwi Purnomo, Zibrij Syukron, M Zaki Jainurrahman, Holik Mahendra, dan M Faiz Faisal

Dibina Sejak 2019 melalui Madura United U16

Barit, Febriyan Tri Yanto, dan A Dheni

Dibina Sejak 2019 melalui Madura United U18

Arief Rahman, Kevin nugroho, Abd Hamid, Rofiki, Moh Jatimul H, Febrio Akmil A, Achmad falentino R, I Gusti Dewa, dan M Saiful Rizal.

Reporter: Syahid Mujtahidy

Redaktur: Sule Sulaiman

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *