Gandeng Youtuber se-Madura, Viralkan Destinasi Wisata di Sampang

  • Whatsapp
(FOTO: IST FOR KM) BERINOVASI: Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang bekerjasama dengan Youtuber se-Madura untuk mempromosikan wisata di daerah.

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Demi mempromosikan semua destinasi wisata di daerah, Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang menggandeng puluhan Youtuber se-Madura. Sedangkan bentuk kegiatannya, menggelar famtrip vlogger pada tanggal 27-28 November 2021.

Untuk tema yang diangkat tentang “Eksplorasi Wisata Sampang Gemilang” dalam rangka memperingati hari jadi (harjad) Kabupaten Sampang ke-398 yang dilaksanakan di delapan tempat destinasi wisata daerah. Hal ini diungkapkan Kepala Disporabudpar Sampang Marnilem melalui Kasi Pemasaran dan Informasi Wisata Muh. Syahroni, Selasa (30/11/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, puluhanYoutuber diajak untuk memviralkan semua destinasi wisata daerah.  Setiap channel youtube yang digandeng, sudah memiliki jumlah subscriber lebih 1.000 orang dan fanpic-nya sudah mencapai 10.000 orang. Sehingga destinasi wisata yang di eksplor bisa dijangkau oleh banyak orang dari berbagai lapisan masyarakat.

“Kami sengaja gandeng para Youtuber se-Madura melalui famtrip ini dalam rangka memviralkan semua destinasi wisata yang ada  di Kabupaten Sampang,” tuturnya.

Pihaknya menuturkan, terdapat beberapa tujuan dari famtrip vlogger. Pertama untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata  di daerah. Sebab, semenjak kasus wabah Covid-19 sudah melandai dan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level III se-Indonesia terhitung dari tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

“Kami harapkan jumlah kunjungan wisatawan kedepan terus mengalami peningkatan, karena para Youtuber yang kami gandeng ini, untuk memberikan ulasan dan penjelasan kepada publik,” tuturnya.

Untuk itu Syahroni menegaskan, berwisata di Sampang dipastikan sudah aman dan harus menerapkan protokol kesehatan (protkes) yang berbasis pada cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment sustainability (Kelestarian Lingkungan) (CHSE) sesuai ketentuan yang berlaku.

“Yang jelas, kami sangat optimis jumlah kunjungan wisatawan bisa meningkatkan,” tegasnya. (*)

Reporter: M. Subhan

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *