Dugaan Perselingkuhan Bidan di Sampang Belum Cukup Bukti

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) DISELIDIKI: Hingga saat ini Inspektorat Sampang masih mengumpulkan bukti terkait dugaan perselingkuhan bidan.

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Kasus dugaan perselingkuhan salah satu bidan di Sampang terus bergulir. Terbaru, Inspektorat Sampang telah memanggil bidan dan suaminya untuk dimintai keterangan. Hal itu dibenarkan oleh Plt Inspektur Daerah Sampang Ariwibowo Sulistyo, Selasa (30/11/2021).

Menurutnya, pemeriksaan terhadap bidan dengan suaminya atas nama Muhammad Rusandi Sidik sudah selesai. “Iya betul sudah kami panggil dan periksa. Penyelidikan terus kami lakukan,” ujarnya ketika dikonfirmasi oleh Kabar Madura.

Meski demikian, ia menyebut dugaan perselingkuhan itu masih belum mendapatkan bukti yang kuat. Sehingga harus berhati-hati dalam memproses kasus tersebut.  “Sampai saat ini kami masih menyebut kasus itu sebagai dugaan. Karena perlu diperdalam hingga mendapat bukti yang cukup,” ucapnya.

Tak hanya itu, hingga saat ini masih mengumpulkan bukti. Salah satunya dengan mencari informasi di lingkungan terduga. Sebab sejauh ini, baru mendapatkan konfirmasi bahwa kedua oknum tersebut hanya teman akrab.

“Kami tidak ingin gegabah mengambil keputusan, karena nanti akan berdampak pada sanksi yang diberikan pada oknum tersebut,” jelasnya.

Ia berharap, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang lebih rutin memberikan pembinaan. Sehingga hal serupa tidak terulang kembali.

“Agar hal serupa tidak terulang kembali, maka kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar pembinaan bisa dilakukan lebih rutin,” paparnya.

Sebelumnya, oknum bidan tersebut dilaporkan oleh suaminya sendiri pada 19 November lalu. Salah satu indikasinya,  diduga melakukan perselingkuhan dengan seorang pria sejak agustus 2021 lalu. Bahkan, sang suami mengatakan istrinya menelantarkan anaknya akibat perselingkuhan tersebut.

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *