8.644 Penerima BPNT Dicoret

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOKUMEN ) PEDULI: Warga saat mendapatkan bantuan sembako di Bangkalan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Penerima bantuan pangan non tunai pada tahap sebelumnya, dimungkinkan tidak lagi tercatat sebagai penerima manfaat di tahap berikutnya. Penyebabnya, data penerima manfaat pada bulan Juli, mengalami penurunan jumlah penerima hingga mencapai 8.664 orang.

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Bangkalan Sukardi mengutarakan, perubahan jumlah penerima bansos memang kerap kali terjadi, sebab, sebelum dilakukan penyaluran tahap berikutnya, dilakukan pemadanan data penerima.

Bacaan Lainnya

“Pemadanan ini juga sesuai dengan instruksi kementerian, agar penerima tepat sasaran,” katanya.

Pihaknya menerangkan, pada Desember 2020 lalu data penerima BPNT di Kabupaten Bangkalan mencapai 100 ribu penerima.

”Tetapi akibat proses pemadanan Nomor Induk Keluarga (NIK) yang dinyatakan valid tidak keseluruhan,” ujarnya.

Pengurangan data penerima bansos ini merupakan imbas dari pemadanan NIK dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Proses pemadanan terus bergerak, sehingga jumlah penerima di setiap tahapnya fluktuatif atau naik turun.

”Penerima yang batal mendapatkan bantuan selain karena ketidak padanan NIK, juga ada yang tidak terdaftar dalam DTKS,” ungkapnya.

Pada penyaluran bantuan bulan Juli, terdapat 8.644 penerima sebelumnya yang tidak masuk pada  penerbitan surat perintah pencairan dana (SP2D).

“Yang sudah jelas dicoret, tidak bisa mendapatkan lagi,” tuturnya.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan, Subaidi, meminta, agar ketidaksesuaian administrasi penerima bantuan sosial perlu disosialisasikan kepada masyarakat.

“Ini harusnya kan diberikan secara terbuka, biar semuanya tau,” ulasnya.

Subaidi mengkhawatirkan akan berdampak pada jumlah dan pengajuan untuk warga yang memang benar-benar membutuhkan,

“Harusnya ada koordinasi dari pemerintah pada masyarakat penerima bantuan, khususnya bagi yang memiliki ketidaksesuaian dengan identitas penduduk yang terekam. Agar tidak ada penerima yang dihapus karena tidak validnya administrasi kependudukan atau tidak terdaftar pada DTKS,” pungkasnya. (hel/bri)

Penerima Bantuan Pangan Non Tunai di Kab. Bangkalan 2021

Januari            74.357 penerima

Februari          74.356 penerima

Maret              64.548 penerima

April               64.548 penerima

Mei                 81.892 penerima

Juni                 81.892 penerima

Juli                  73.228 penerima

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *