8 Aset Pemkab Pamekasan Masih Sengketa

(KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) DALAM PROSES: BPKPD  Pamekasan mengungkapkan sebanyak 697 bidang tanah milik Pemkab belum memiliki sertifikat.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKP) Pamekasan mencatat, sekitar 1.668 bidang tanah yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Dari jumlah tersebut, 991 bidang tanah sudah bersertifikat. Sisanya masih belum, sebab terbatasnya petugas ukur.

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKP) Pamekasan, Sahrul Munir, melalui Kepala Bidang Aset Imam Wahyudi, sertifikasi aset milik Pemkab yang masih belum tuntas ada 697 bidang. Namun, pihaknya memastikan, tahun ini semua aset milik pemkab bersertifikat.

“Kendalanya itu terbatasnya petugas ukur. Jadi pada saat tanah itu mau disertifikasi, kan diukur dulu. Petugas ukur ini kan dari BPN, akhirnya kami kewalahan waktunya di situ. Tapi untuk tahun ini sudah terukur semua, tinggal pendaftaran kepada BPN,” paparnya, Senin (7/3/2022).

Bacaan Lainnya

Selain itu, ia menambahkan, kendala lainnya yaitu pengaturan waktu dengan kepala desa (kades) sebagai prasyarat administrasi pendaftaran aset pemkab kepada BPN.

Sedangkan untuk aset pemkab yang bermasalah sebanyak 8 bidang. Diduga aset tersebut sudah lama tidak diperhatikan oleh dinas terkait. Sehingga, ada beberapa oknum yang mengklaim kepemilikan aset tersebut. Saat ini, akuisisinya masih dalam proses.

“Kadang-kadang aset milik pemkab itu belum bersertifikat, karena ada potensi untuk bersengketa,” ulas Imam.

Ia menegaskan, penyelesaian sengketa terhadap 8 bidang tanah milik pemkab itu ditargetkan tuntas tahun ini. “Mudah-mudahan tidak sampai ke ranah hukum, sengketa tersebut bisa diselesaikan secara musyawarah mufakat,” pungkasnya.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.