8 OPD Dijabat Pelaksana Tugas, Kepala BKPSDM: Tidak Mengganggu Realisasi Program

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ZUBAIDI) TIDAK TERGANGGU: Realisasi progam OPD tetap jalan meski kepala dijabat Plt.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di Pamekasan saat ini sedang dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt). Hal tersebut dikarenakan beberapa kepala definitif di sejumlah OPD sudah purna tugas sebab ada batas maksimal untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan Budi Irianto, melalui Kasubdin Pengembangan Karir dan Promosi BKPSDM Pamekasan Ahmad Syaifurrahman membenarkan bahwa beberapa OPD tidak memiliki kepala definitif.

Bacaan Lainnya

“Setidaknya ada 8 OPD yang mengalami kekosongan hingga bulan Juli 2021,” terangnya, Senin (2/8/2021).

Syaifurrahman memaparkan, beberapa OPD yang mengalami kekosongan hingga akhir Juli mendatang yaitu Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTS), Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispora) dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM).

Selanjutnya, ia juga menambahkan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) juga mengalami kekosongan hingga Juli mendatang.

“Untuk bulan ini ada Direktur RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan, Farid Anwar,” tambahnya.

Dijelaskannya, pihaknya saat ini sedang intens  menjalin komunikasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Pusat untuk membahas kekosongan jabatan yang ada di Pamekasan agar proses pemilihan kepala OPD tersebut bisa segera dilakukan.

Ia memaparkan, pengisian pejabat eselon II akan dilakukan proses lelang jabatan. Pihaknya akan mengajukan permohonan kepada KASN Pusat di Jakarta melalui Pejabat Pembina Kepegawaian Kabupaten Pamekasan dalam hal ini Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

”Itu kita mengajukan jabatan apa saja yang akan diisi untuk diadakan seleksi terbuka,” katanya.

Selanjutnya, Ia juga menegaskan, meski sejumlah OPD di Pamekasan saat ini sedang dijabat oleh Plt, realisasi program di masing-masing OPD tidak terganggu. Karena, setiap Plt, dalam merealisasikan program, mereka terlebih dahulu berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan.

“Mereka ini laporan terlebih dahulu pada Pak Sekda. Jadi meski 8 OPD ini dijabat Plt,  tidak mengganggu realisasi program yang ada,” pungkasnya. (bai/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *