8 Sekolah di Bangkalan Masih Dijabat Plt

(KM/HELMI YAHYA) BELUM DEFINITIF: Kepala Sekolah di Bangkalan masih banyak dijabat oleh Pelaksana Tugas. Padahal kepala sekolah harusnya sudah lulus uji sekolah penggerak.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN-Hingga kini, 8 sekolah di Bangkalan belum memiliki kepala sekolah (kepsek) definitif. Sekolah tersebut masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt). Sedangkan jika mengacu pada kebutuhan ideal kepsek, calon kepsek seharusnya sudah lulus mengikuti program Sekolah Penggerak.

Kepala Seksi Pembinaan SMA, SMK Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bangkalan Moh. Fauzi, masih ada 8 sekolah yang kepseknya definitif.

“Masih ada sekitar 8 sekolah yang kepala sekolahnya masih dijabat oleh pelaksana tugas,” katanya.

Bacaan Lainnya

Saat ditanya nama-nama sekolah tersebut, Fauzi enggan membeberkannya. Sebab menurutnya, dalam waktu dekat, kepsek akan segera terisi. Ia sudah mengajukan calon kepala sekolah (CKS) ke Dinas Pendidikan Provinsi.

“Kami sudah mengajukan CKS baru pada Disdik Jatim. Jadi segera mungkin akan terpenuhi,” ulasnya.

Ia menyebutkan, CKS memang harus berasal dari sekolah penggerak. Tetapi pada kondisi tertentu. Jika memang belum ada yang sesuai dan lolos pada seleksi guru penggerak maka harus ada solusi lain. “Harusnya memang dari Kepala Sekolah Penggerak, tapi kan di sini juga terbatas,” tutur Fauzi.

Oleh karena itu, pihaknya mengajukan CKS yang memiliki Surat Keputusan penguatan kepsek lama pada tahun 2021. Setidaknya dengan SK tersebut, para kepsek saat ini bisa kemungkinan menjadi kepala sekolah definitif. Setidaknya hingga ada CKS yang lulus sekolah penggerak. “Sementara ini kita tinggal menunggu jawaban dari Disdik Jatim, apakah itu disetujui atau tidak,” ungkap Fauzi.

Sedangkan pihak Cabang Dinas Pendidikan Bangkalan sudah berupaya untuk mendorong agar kepsek  yang saat ini menjabat agar segera bisa mengikuti tes seleksi kepala sekolah penggerak. Kami sudah mendorong agar banyak kepsek yang ikut, tapi memang mayoritas terhalang usia,” pungkasnya.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.