oleh

830 Tanah Pemkab Pamekasan Belum Bersertifikat

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Aset berupa tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan sampai sekarang masih banyak yang tidak memiliki sertifikat. Sebab, dari 1.601 bidang tanah, hanya 771 bidang tanah yang disertifikat.

“Masih ada 830 tanah belum bersertifikat,” terang Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan Sahrul Munir.

Menurutnya, sisa tanah yang belum disertifikat tersebut rencananya akan dituntaskan tahun ini. Itu sesuai petunjuk dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sesuai petunjuk KPK dan saran Bupati, proses sertifikat tanah milik Pemkab Pamekasan akan kami selesaikan tahun ini,” terang Sahrul Munir, Senin (15/3/2021).

Menurutnya, tidak diselesaikan nya proses sertifikat tanah pada tahun 2020 karena saat itu Pemkab Pamekasan karena keterbatasan anggaran.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, nantinya proses sertifikat tanah tersebut akan dilakukan dengan dua cara. Yakni, melalui jalur Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) serya jalur reguler.

Nantinya jalur PTSL sendiri akan melibatkan pemerintah desa namun untuk jalur reguler akan langsung diurus melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pamekasan.

“Proses sertifkat tanah milik Pemkab Pamekasan akan kita lakukan melalui dua jalur tersebut,” tambahnya.

Pihaknya juga mengklaim saat ini Pemerintah setempat sudah menyiapkan dana sebesar Rp3 miliar untuk proses sertifikat tanah melalui jalur reguler.

Namun dengan adanya pandemi Covid-19, pihaknya masih belum bisa memastikan anggaran tersebut akan terealisasi karena adanya pemangkasan anggaran.

“Kami belum bisa pastikan itu karena adanya pemangkasan anggaran karena pandemi Covid-19. Mohon doanya saja semuga dalam waktu dekat ini kita bisa melakukan proses sertifikat tanah milik Pemkab,” pungkasnya.

Reporter: Zubaidi

Redaktur: Anam

Komentar

News Feed