oleh

85 SD dan SMP Tanpa Kepala Definitif

Pamekasan-Kekosongan jabatan kepala sekolah (kepsek) di Kabupaten Pamekasan masih tergolong banyak. Tercatat,  ada sebanyak 79 Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang mengalami kekosongan jabatan. Sementara untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri ada 6 lembaga pendidikan yang masih kosong.

Wakil Bupati Pamekasan Raja’e menyampaikan, kekosongan jabatan kepala sekolah yang tersebar di 13 kecamatan itu akan segera diisi oleh tenaga baru, sehingga manajemen pengelolaan sekolah bisa dijalankan dengan baik dan benar.

“Kekosongan kepala sekolah per november 2019 untuk SD sebanyak 79 lembaga dan dijabat oleh pelaksana tugas,” paparnya, kemarin (5/11)

Mantan Kepala Desa Bujur Barat itu berjanji, akan segera mengisi jabatan kepala sekolah yang kosong. Sebab, sudah ada beberapa kandidat kepala sekolah yang sudah ikut pendidikan dan pelatihan (diklat), yang secara otomatis sudah siap dan mumpuni untuk menakhodai beberapa lembaga pendidikan di wilayahnya.

“Perlu diketahui sampai saat ini untuk calon kepala sekolah yang sudah didiklat sebanyak 35 orang yang siap mengisi,” jelasnya.

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pamekasan itu mengaku, pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mengisi beberapa kepsek yang kosong, akan tetapi harus ada beberapa tahapan yang perlu dipahami dalam penjaringan kepala sekolah.

“Sisa yang masih kosong  menunggu keputusan RPMP Jawa Timur untuk jadwal diklat kepala sekolah terhadap 63 orang,” ucapnya.

Dia juga memaparkan, untuk kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang masih dijabat Pelaksana Tugas (Plt), ada sebanyak 6 sekolah dari 38 sekolah yang ada. Kekosongan itu diakuinya akan bisa segera terisi dalam waktu dekat.

“Calon kepala sekolah yang sudah didiklat ada 15 orang yang siap mengisi beberapa bulan kedepan,” tandasnya. (rul/pin)

 

Komentar

News Feed