838 Sarjana Resmi Diwisuda dari Unira, Rektor Tuntut Alumni Berperan Nyata

(FOTO: KM/YUDA ) SIAP BERPERAN:Rektor Unira Dr. Faisal Estu Yulianto mengimbau alumni agar memiliki keterampilan berkomunikasi, agar mampu membangun jaringan yang kuat dan berdaya saing sesuai kompetensi bidang keilmuan masing-masing.  

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Sebanyak 838 mahasiswa Universitas Madura (Unira) resmi diwisuda di Ballroom Hotel Azana Style, Pamekasan. Prosesi wisuda tersebut dibagi menjadi enam sesi selama tiga hari, mulai dari 27-29 November 2021, dengan penerapan protokol kesehatan (protkes) ketat.

Dalam prosesi wisuda Sarjana Unira ke-32 itu, Rektor Unira Dr. Faisal Estu Yulianto menyampaikan, bahwa alumni Unira mesti berkontribusi nyata dalam menyelesaikan berbagai problem di tengah masyarakat,  melalui cara-cara yang inovatif, adaptif, kolaboratif, dan memanfaatkan kemajuan teknologi.

Selain itu, Dr. Faisal juga menuturkan, dalam mengambil peranan di tengah publik, harus berdasarkan analisa yang komprehensif, agar ilmu yang telah diperoleh di kampus bisa dikontribusikan secara nyata. Apalagi saat ini menurutnya, Madura belum sepenuhnya bebas dari wabah Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Era industri 4.0 menuntut para wisudawan mempersiapkan diri dengan literasi fungsional. Lulusan Unira harus mampu membaca dan menganalisis serta memanfaatkan teknologi agar memiliki kemampuan literasi informasi di bidang keilmuan masing-masing,” paparnya, Sabtu (27/11/21) saat memberikan sambutan pada sesi pertama wisuda ke-32.

Ia juga menjelaskan, bahwa para lulusan harus memiliki keterampilan berkomunikasi, agar mampu membangun jaringan yang kuat dan berdaya saing sesuai kompetensi bidang keilmuan masing-masing. “Lulusan Unira mampu berperan serta mengembangkan dan memperkuat masyarakat dalam menghadapi tantangan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Dr. Faisal juga menegaskan, Unira mempersiapkan diri untuk menyongsong berbagai perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan yang dibantu dengan sumber daya manusia (SDM) unggul. Sebab menurutnya, pengembangan lembaga harus ditopang dengan keterpenuhan SDM yang memadai.

“Universitas Madura memfasilitasi studi doktoral para dosen (Unira) di perguruan tinggi ternama. Saat ini, kami memiliki 14 dosen bergelar Doktor. Ada 22 dosen studi lanjut program Doktor, dan kami mempunyai komitmen untuk memfasilitasi dosen meraih gelar Doktor setiap tahun,” urainya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi dalam menyukseskan berbagai program Unira, khususnya kepada pihak yayasan yang telah mendukung, mengarahkan, dan memajukan Unira.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Tinggalkan Balasan