oleh

88 BUMDes di Sampang Hanya Dibentuk dan Tidak Berkembang

Kabarmadura.id/Sampang-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang mencatat, ada 175 desa yang sudah memiliki badan usaha milik desa (BUMDes). Namun, dari jumlah tersebut, terdapat 88 BUMDes tidak berkembang.

Kapala DPMD Sampang Malik Amrullah mengatakan, di masa kepemimpinan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, semua desa harus membentuk BUMDes, dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian di Kabupaten Sampang. Adapun dari 180 jumlah desa, terdapat 175 desa yang sudah mengelola BUMDes.

“Bupati mengintruksikan untuk desa agar bisa mengelola BUMDes dengan potensinya masing-masing, dan yang sudah membentuk BUMDes ada 175, berarti sisanya ada 5 desa yang tidak mengelola,” ungkapnya, Selasa (14/7/2020).

Selain itu, dari 175 desa yang sudah membentuk BUMDes tersebut, yang masih berkembang saat ini hanya tersisa sekitar 87 desa, tetapi untuk desa yang sudah membentuk BUMDes tapi tidak berkembang nantinya akan dilakukan pembimbingan.

Ditambahkan, 87 BUMdes yang usahanya sudah sesuai potensi desa masing-masing. Bahkan 87 desa sudah dinyatakan berkembang tersebut, saat ini sudah banyak terdaftar perbankan, jadi mempermudah masyarakat setempat dalam mengembangkan usaha maupun hal lainnya.

“88 BUMDes nanti akan dilakukan bimtek, dan kami akan terus berupaya sampai bisa berkembang karena ini sudah program perioritas untuk meningkatkan perekonomian,” imbuhnya.

Dijelaskan, dalam pengelolaan BUMDes kelompok masyarakat yang mempunyai keinginan usaha untuk perkembangan desanya bisa mengajukan ke kepala desanya untuk melakukan pinjaman modal.

Kendati demikian, lima desa sisa dari 180 yang tidak membentuk BUMDes tersebut dalam waktu dekat pihaknya akan berupaya untuk bisa membentuk sesuai dengan potensi yang ada di desanya.

“Lima desa yang tidak membentuk BUMDes, tapi kami akan berupaya untuk segera dibentuk,” tukasnya. (mal/waw) 

Komentar

News Feed