oleh

93 Jamaah Calon Haji di Pamekasan Terancam Gagal Berangkat

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Keseriusan Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan untuk melunasi pembayaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) perlu dipertanyakan.  Pasalnya dari 811 JCH yang masuk kuota pemberangkatan 2019, masih ada sekitar 93 orang belum melunasi BPIH.

Puluhan JCH tersebut terancam tidak bisa berangkat tahun ini jika belum melunasi BPIH. Mereka secara otomatis mengundurkan diri.  Hal ini diungkapkan kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Pamekasan,  Afandi melalui Kasi Haji dan Umroh, Innani Mukarromah, Senin (15/4).

Menurutnya, rentang waktu pelunasan BPIH selama empat hari.  Yakni dari tanggal 12 hingga 15 April 2019. Hanya saja terhitung hingga 12 April masih terdapat 93 JCH belum melunasi BPIH.  Secara otomatis mereka berpotensi gagal berangkat tahun ini.

“Jumlah JCH yang melunasi bisa bertambah karena hari Senin (Kemarin, red) masuk  waktu terakhir. Kami akan cek data lagi nanti, kalau waktu pelunasan selesai, biar langsung kami ketahui berapa yang tidak melunasi,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, bagi JCH yang belum mampu  melunasi BPIH 2019 sebesar Rp36.586.945 untuk embarkasi Surabaya, maka secara otomatis dianggap mengundurkan diri. Sehinggga kehilangan haknya berangkat tahun ini dan akan kembali berangkat pada tahun 2020 mendatang.

“Tidak ada kesempatan melunasi kedua, karena pelunasan tahap II khusus bagi pendampingan lansia, penggabungan lansia, pengusulan lansia dan pengalihan kursi bagi JCH meninggal yang masuk daftar berangkat bisa dialihkan ke keluarga lainnya,” tegasnya.  (ito/pai)

Komentar

News Feed