99 Persen Vaksin Bumil di Sumenep Tidak Terpakai

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) MINIM: Pelaksanaan vaksinasi pada ibu hamil sangat rendah

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil (bumil) di Sumenep jauh di bawah target. Tercatat dari jumlah 15 ribu bumil saat ini yang tervaksin hanya sekitar 100 orang atau 99 persen vaksin belum terpakai.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Kusmawati menegaskan, masyarakat Sumenep sangat rendah dalam menjalankan vaksin, utamanya bagi bumil.

Bacaan Lainnya

Dikatakannya, capaian vaksinasi di tingkat provinsi Jawa Timur untuk Kabupaten Sumenep ada pada urutan terbawah, yakni hanya mencapai 11,16 persen. Capaian tersebut menjadikan juru kunci.

“Di Kota keris bukan kekurangan vaksin. Tetapi kelebihan vaksin. Lantaran masyarakat enggan divaksin,” ucap dia.

Masih menurut Kusmawati, bumil memiliki sistem imunitas tubuh yang rendah, sehingga lebih rentan untuk mengidap penyakit atau infeksi. Sehingga bahaya Covid-19 bisa saja menginfeksi kapanpun.

“Ibu hamil yang telah memiliki penyakit bawaan, seperti penyakit paru-paru, asma, atau kerusakan hati, akan memiliki gejala yang lebih parah,” tandasnya.

Diketahui, pelaksanaan vaksinasi pada bumil sesuai dengan surat edaran (SE) dari SE Kemenkes RI Nomor HK.02.02/I/2007/2021 tentang Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin menegaskan, pelaksanaan vaksinasi perlu ditingkatkan. Perlu sosialisasi khusus agar pelaksanaan bisa mencapai sesuai target yang diharapkan.

“Vaksinasi bagi ibu hamil perlu penyadaran masyarakat dengan cara perlahan. Misalnya, sosialisasi secara persuasif. Dengan demikian akan paham akan pentingnya vaksinasi,” ucapnya.

Capaian Vaksinasi Bumil di Sumenep

Dari 15 ribu bumil hanya 100 orang yang sudah vaksin.

-Dinkes akui masih banyak masyarakat yang kurang menyadari pentingnya vaksin.

-Ingatkan bahwa bumil sangat rentang Covid-19.

-Legislatif tekan dinas terkait agar lebih proaktif.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *