Abai Prokes, Satgas Covid-19 Sumenep Ancam Tutup Destinasi Wisata

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN ) NORMAL: Tidak sedikit para pengunjung destinasi wisata yang abai prokes.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Destinasi wisata di Sumenep mulai kembali dibuka. Namun,  keberadaannya mulai mendapat sorotan dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Sumenep. Sebab, sebagian dilaporkan belum menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Bahkan diketahui belum menyediakan layanan barcode PeduliLindingi.

Humas Satgas Covid-19 Sumenep Ferdiansyah Tetra Jaya mengatakan, jika ke depan destinasi wisata ada yang tidak menyediakan layanan barcode PeduliLindingi, maka akan diberikan teguran terlebih dahulu.

Dikatakannya, pembukaan bersyarat itu karena status pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali. Sementara di Sumenep masih mentok di level 3.

“Tentunya kami berikan peringatan terlebih dahulu, satu dua kali. Hal itu sebagai bentuk pengawasan,” katanya, Minggu (14/11/2021).

Menurutnya, jika sejumlah pariwisata masih mokong tanpa prokes ketat, misalnya tidak memakai masker. Maka siap-siap mendapat konsekuensi berupa penutupan. Tindakan itu dinilai sebuah penegasan. Sebab, apabila terus dibiarkan destinasi wisata menjadi pemicu lahirnya kerumunan.

“Menjadi atensi, keberadaan barcode PeduliLindingi menjadi perhatian serius,” imbuh Ferdiansyah.

Salah satu pengunjung destinasi wisata Moh Faris mengatakan, di Sumenep rata-rata tidak ada layanan PeduliLindingi. Bahkan meski ada hanya terkesan formalitas saja, tidak difungsikan secara serius.

Sampean keliling saja ke beberapa destinasi wisata, tidak ada yang menggunakan alat pendeteksi itu. Mungkin takut tidak ada pengunjung paling,” tuturnya  saat bincang-bincang di salah satu destinasi wisata di Kota Keris ini.

Reporter : Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *